Kuansing (Kemenag) — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Riau ke-68 tahun, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, M. Pd yang juga Doktoral di universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, turut serta memeriahkan peringatan tersebut dengan mengenakan busana adat Melayu lengkap, berupa baju kurung teluk belanga, kain songket, serta tanjak khas Riau. Senin 4 Agustus 2025.
Kehadiran Muhammad Ridwan dalam balutan pakaian adat menunjukkan komitmen dan rasa hormat terhadap budaya lokal serta menjadi bentuk nyata kontribusi Penyuluh Agama Islam dalam mendukung kegiatan kebudayaan yang dilaksanakan di lingkungan pemerintah.
Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau ke- 68 ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan, yakni Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi dan Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, S. Fil. MH, yang menginstruksikan seluruh ASN dan penyuluh di lingkungan Kementerian Agama untuk mengenakan pakaian adat Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat Riau. Mulai 1 Agustus sampai 9 Agustus 2025 lengkap pakaian Melayu.
“Sebagai bagian dari aparatur negara dan duta keagamaan, kita juga harus menunjukkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal. Dengan mengenakan pakaian Melayu pada peringatan ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menunjukkan identitas kebudayaan yang melekat dalam tugas-tugas keagamaan,” ujar Muhammad Ridwan di sela kegiatan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat sinergi antara nilai keislaman dan nilai-nilai budaya Melayu yang sejak dahulu telah berjalan berdampingan di Bumi Lancang Kuning.
Dengan turut serta dalam peringatan ini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sentajo Raya menunjukkan bahwa peran penyuluh tidak hanya sebatas dalam bidang keagamaan, tetapi juga aktif dalam mendukung program-program kebudayaan yang bermuatan edukatif dan membangun identitas daerah.
KUA Kecamatan Sentajo Raya berharap agar momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Riau ini semakin mempererat kebersamaan antar aparatur serta mendorong semangat cinta tanah kelahiran dan budaya dalam bingkai keimanan dan akhlakul karimah.(RDW)