Mandau
(Kemenag) Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan
II di SMA Negeri 9 Mandau kembali menghadirkan materi yang menggugah semangat
pada Selasa (12/8/2025). Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Muhammad Soleh,
tampil sebagai narasumber dengan topik Remaja Keren Qur ani , mengajak para
siswa menjadikan Al-Qur an sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
Di
hadapan 40 peserta, Muhammad Soleh menjelaskan bahwa remaja keren bukanlah
mereka yang hanya mengikuti tren, melainkan remaja yang teguh memegang
nilai-nilai Qur ani. Remaja keren Qur ani adalah remaja
yang menjadikan Al-Qur an sebagai landasan berpikir, bersikap, dan bertindak.
Mereka mengambil i tibar atau pelajaran dari kisah-kisah para nabi dan rasul,
lalu menjadikannya teladan dalam hidup, ujarnya.
Ia
mengisahkan beberapa contoh teladan dari para nabi, seperti kesabaran Nabi
Ayyub, keberanian Nabi Ibrahim, dan keteguhan hati Nabi Muhammad SAW.
Kisah-kisah ini, menurutnya, relevan dengan kehidupan remaja masa kini yang
dihadapkan pada berbagai tantangan, baik di sekolah, lingkungan pergaulan,
maupun media sosial.
Kalau
kita mau keren di mata Allah, jadikan Qur an sebagai sahabat dekat. Dari situ
kita akan belajar bagaimana menjadi pribadi yang berani, bijak, dan bermanfaat
bagi orang lain, tambahnya dengan penuh semangat.
Sesi
materi berlangsung interaktif, dengan siswa diajak berdiskusi dan menjawab
pertanyaan seputar isi dan pesan dari kisah-kisah Qur ani. Beberapa siswa
tampak antusias menyampaikan pendapat mereka tentang tokoh nabi yang menjadi
inspirasi.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari kerja sama lintas sektoral antara KUA Mandau dan SMA
N 9 Mandau. Program BRUS dirancang untuk membina remaja agar memiliki karakter
yang kuat, sehat jasmani dan rohani, serta berakhlak mulia.
Melalui
materi ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami pentingnya Al-Qur an
dalam kehidupan, tetapi juga termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya, sehingga mereka benar-benar menjadi remaja keren yang
membanggakan, baik di mata manusia maupun di sisi Allah.