0 menit baca 0 %

MUI Tualang Gelar Rakor Bersama MUI Kabupaten, Bicarakan Issu Terkin

Ringkasan: SIAK (DP) Berlangsung di Balai Nikah KUA Kecamatan Tualang pada Jumat (7/1) siang kemarin, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tualang menggelar rapat koordinasi (Rakor)  bersama  yang juga dihadiri oleh Ketua Pengurus MUI Kabupaten Siak, KH Ahmad Muhaimin SAg bersama sekretarisnya, Nazamul Mu...

SIAK (DP) Berlangsung di Balai Nikah KUA Kecamatan Tualang pada Jumat (7/1) siang kemarin, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tualang menggelar rapat koordinasi (Rakor)  bersama  yang juga dihadiri oleh Ketua Pengurus MUI Kabupaten Siak, KH Ahmad Muhaimin SAg bersama sekretarisnya, Nazamul Mulk. Rakor ini merupakan u.tuk yang pertama kalinya semenjak terpilih kepengurusan MUI Kabupaten Siak yang dilantik akhir tahun 2021 lalu oleh Ketua MUI Provinsi Riau.

Dalam rakor dibahas berbagai issu terkini mulai adanya perubahan struktur organisasi hingga adanya fatwa MUI tentang perkembangan usaha dan bisnis akibat kemajuan teknology informatika dan alat telekomunikasi.

Dikesempatan tersebut juga disampaukan akan tugas dan fungsi dari MUI sesuai AD/ART yang disampaikan oleh Wakil Ketua I MUI Kabupaten Siak, KH Khairul Akhyar dan disempurnakan  Ketua MUI Kabupaten Siak. 

"Salah satu tugas MUI adalah menjaga dan merawat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah  wathaniyah," ucap KH. Muhaimin.

Diakui KH Muhaimin, justru yang paling menimbulkan gejolak di tengah umat adalah di dalam Islam itu sendiri karena banyaknya muncul femahaman-femahaman yang berneda antarabkelompok Islam yang satu dengan lainnya.

"Untuk di Provinsi Riau aja ada muncul 29 faham. Nah justru perbedaan femahaman antar kelompok dalam Islam ini yang bergejolak dan memicu adanya ketersinggungan," ujar bapak yang pernah menjabat Kasi Vimas Islam Kemenag Siak ini.

Selain itu masalah permainan dan muamalat yang terjadi didunia maya juga menjadi topik yang dibicarakan karena MUI memang telah mengeluarkan berbagai fatwa tentang hal-hal yang dimaksud, seperti bisnis saham, emas, game dan lain-lainnya yang bisa mendatangkan pendapatan bagi yang memggelutinya.

Kemudian tidak juga lupa masalah persiapan menghadapi Bulan Ramadhan 1443 H yang tinggal beberapa bulan lagi.

"Khusus untuk menghadapi Ramadhan ini secara bertahap akan kita lakukan pemantauan kwalitas gebyarnya terutama bagi para pendai' yang akan diturunkan ke masjid/musahallah dalam menyampaikan tausiyah Ramadhan," ujar Ketua MUI Tualang, Drs H Khairudin Rasul. 

Untuk itu tambahnya, dalam waktu dekat Kepengurusan MUI Kecamatan Tualang akan kembali melakukan rapat untuk membahas lebih khusus tentang menghadapi Ramadhan ini. (Rel)