0 menit baca 0 %

Muliardi: Dukung Program Menag untuk Kementerian Agama Lebih Baik

Ringkasan: Riau (Kemenag) - Kementerian Agama kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) tahun 2023. Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau H. Muliardi mengatakan hal ini merupakan pencapaian usaha luar biasa yang di toreh Keme...

Riau (Kemenag) - Kementerian Agama kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) tahun 2023. Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau H. Muliardi mengatakan hal ini merupakan pencapaian usaha luar biasa yang di toreh Kementerian Agama dalam masa kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

"Selamat atas prestasi WTP yang di raih Kementerian Agama, Ini merupakan capaian kali ketiga Kementerian Agama di era kepemimpinan Yaqut Cholil Qoumas. opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan Kementerian Agama tahun 2023. Kementerian Agama juga memperoleh opini WTP atas laporan keuangan 2021, dan 2022". 

Gusmen sejak di tunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai nakhoda Kementerian Agama dengan semangat mewujudkan reformasi birokrasi dan perbaikan tata kelola pemerintahan (good governance). Melalui proses transformasi digital, Kemenag berubah menjadi Kementerian yang transparan, dengan layanan yang murah, cepat, dan akuntabel. Hasilnya, Kemenag meraih WTP secara terus-menerus.

"Sebagaimana tekad Gusmen untuk mewujudkan prinsip-prinsip tata kelola keuangan negara yang baik, Kemenag Riau akan selalu mendukung pembaharuan sehingga Kementerian Agama dapat terus membaik dari tahun ke tahun". 

Dengan capaian opini WTP ini, Kementerian Agama menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung prinsip-prinsip tata kelola keuangan negara yang baik. Capaian ini juga memberikan harapan baru bagi masyarakat bahwa program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama akan semakin tepat sasaran dan bermanfaat.

"Pencapaian ini tentu saja menjadi dorongan besar bagi Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas tata kelola keuangan, demi mewujudkan pembangunan di bidang agama yang lebih baik lagi di masa depan," sebagaimana harapan Gusmen tutur Muliardi.