0 menit baca 0 %

Muliardi Minta Humas Lebih aktif dan Resposif dan Mampu Menguasai Media Berkembang di Masyarakat

Ringkasan: Jakarta (Kemenag) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menghadiri kegiatan Humas Award 2025 yang digelar pada Senin, 1 Desember 2025 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta. Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, KH.

Jakarta (Kemenag) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menghadiri kegiatan Humas Award 2025 yang digelar pada Senin, 1 Desember 2025 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta. Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar, serta para pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, Kepala Kanwil se-Indonesia, dan pimpinan PTKIN.

Dalam sambutannya, Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pentingnya penguatan komunikasi publik yang solid dan selaras di seluruh satuan kerja Kementerian Agama. Humas di era digital tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi menjadi aktor penting dalam membangun kepercayaan publik, menjaga reputasi, dan memperkuat citra kementerian. Humas harus adaptif, kreatif, dan mampu mengelola informasi secara cepat, akurat, dan bermartabat.

“Ini identitas kita sebagai kementerian yang bekerja dengan nilai, dengan empati, dan dengan tanggung jawab moral,” ujar Menag.

Menag juga menekankan setiap unit kerja, mulai dari Kanwil, KUA, madrasah, pesantren, hingga kampus PTKN, selalu lahir cerita-cerita kebaikan dari kerja tulus ASN Kemenag. 

“Tugas kita sebagai pimpinan adalah memastikan cerita baik itu terdengar, tersampaikan, dan dirasakan publik,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kanwil Kemenag Riau, juga memberikan apresiasi dan dorongan kepada jajaran humas di lingkungan Kanwil Riau. Meski belum masuk dalam kategori Humas Award 2025, Muliardi menekankan bahwa humas harus lebih aktif, responsif, berkolaborasi, serta mengikuti perkembangan informasi dan dinamika media yang terus berubah narasi publik Kemenag harus mendukung agenda pembangunan nasional. 

“Asta Cita membawa mandat besar bagi bangsa. Di Kemenag, agenda ini diwujudkan melalui penguatan pendidikan, layanan publik, harmoni, digitalisasi, dan keberlanjutan, Humas bukan hanya penyampai informasi, tetapi harus mampu membaca situasi, memahami tren, serta menguasai media yang berkembang di masyarakat. Peran humas sangat strategis dalam membangun citra positif Kementerian Agama,” ujar Muliardi.