0 menit baca 0 %

Musda MUI Diminta Bahas Permasalahan Umat Islam di Rohul

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kab Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA mengharapkan agar Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab Rohul yang berlangsung hari ini, Selasa (14/2) di hotel Sepadia Pasir Pengarayan, hendaknya dapat membahas...
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kab Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA mengharapkan agar Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab Rohul yang berlangsung hari ini, Selasa (14/2) di hotel Sepadia Pasir Pengarayan, hendaknya dapat membahas agenda permasalahan umat Islam di Rohul sekaligus mencari solusinya, khususnya terkait banyaknya anak yang tidak bisa baca al- qur’an. Menurut Ahmad Supardi, acara yang dibuka oleh Bupati Rohul Drs H Achmad MSi dan akan dihadiri kurang lebih 350 orang ulama, pimpinan pondok pesantren, khalifah, mursyid dan para Muballligh/ muballighah, hendaknya ditekankan pada permasalahan yang ada di rohil, seperti banyak di antara anak anak umat Islam Rohul yang tidak pandai baca Alquran. Hal ini dibuktikan dari pasangan nikah atau calon pengantin yang akan melaksanakan nikah di KUA Kecamatan hampir mencapai 70 %. “Jika kondisi ini dibiarkan berlarut larut akan menimbulkan masalah besar di kemudian hari, apalagi daerah ini disebut dengan Negeri Seribu Suluk. Kedua, tingginya angka perceraian setiap tahun yaitu 446 pasang dari 4000 pasangan nikah setiap tahunnya,” tegasnya. Ia menambahkan, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan para ilmuwan baik di luar negeri maupun dalam negeri menyimpulkan bahwa broken home ataupun masalah keluarga menjadi penyebab dominan terjadinya kenakalan remaja, dekadensi moral di kalangan generasi muda, dan merebaknya miras dan narkoba. Permasalahan lain, sudah mulai adanya wanita hamil sebelum nikah dan apabila hal ini dibiarkan berlarut maka dapat dipastikan akan mendatangkan dampak sosial yang sangat berbahaya, apalagi hal ini jelas jelas dilarang agama. Bertebarnya dan menjangkitnya penyakit masyarakat seperti perjudian, minum minuman keras, narkotika, togel, cafe remang remang, pergaulan bebas, sex bebas, billiar dengan sistem judi, dan lain sebagainya. Selain itu masalah dalam dunia pendidikan, yaitu anak semakin pintar tapi semakin nakal, padahal semakin pintar seseorang maka seharusnya semakin tinggi ketaqwaannya kepada Tuhan. Masalah yang dihadapi anak didik makin kompleks, namun pelajaran agama tidak ditambah tambah. Dan masih banyak lagi masalah masalah lainnya yang dihadapi oleh umat Islam dan diharapkan masalah ini dapat dibahas dalam Musda MUI ini. Ketika ditanya tentang calon Ketua MUI ke depan Kakan Kemenag Rohul menyatakan banyak calon yang memenuhi syarat untuk menjadi Ketua MUI Rohul antara lain H Hasbi Abduh, H Baihaqi Adhdhuha, H Jamal Usman, H Zulkifli Syarif. Yulihesman. H Irfansyah, dan yang lainnya. Kita serahkan kepada peserta Musda untuk memilihnya sesuai mekanisme yang berlaku. (ash)