Rokan Hilir (Inmas) Musyawarah Perempuan Nasional pertama kali diinisiasi tahun 2023 dan pada tahun 2024 ini merupakan tahun kedua perempuan Indonesia bisa menyalurkan aspirasinya dengan mudah melalui musyawarah ini.
Musyawarah Perempuan Nasional untuk Perencanaan Pembangunan 2024 (Munas Perempuan) adalah ruang untuk menyuarakan aspirasi perempuan, anak, penyandang disabilitas dan kelompok marginal dalam proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Strategis Kementerian/Lembaga (Renstra), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Musyawarah ini membawa aspirasi dari tingkat desa, kabupaten dan provinsi.
Musyawarah Perempuan Nasional Tahun 2024 ini serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia dari tanggal 26 hingga 27 Maret 2024, untuk di Kabupaten Rokan Hilir diselenggarakan di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Rokan Hilir.Â
Penyuluh Agama Islam yang berkantor di KUA Kec. Bangko terlibat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari ini. PAI yang ikut serta dalam musyawarah ini diantaranya Dra. Hj. Samiati, Melli Yani S.Sos dan Lolivia, S.H.I
Kehadiran mereka sebagai upaya untuk menyalurkan aspirasi secara mendalam dengan berdialog dan memberikan masukan positif, yang kemudian hasil dialog tersebut akan di tindak lanjuti dalam musyawarah perempuan nasional oleh perwakilan perempuan kabupaten rokan hilir di Bali pada tanggal 20 April Mendatang.
Melli Yani, S.Sos dalam kesempatan itu turut menyampaikan aspirasinya, ia mengatakan bahwa saat ini perempuan indonesia masih banyak yang mendapatkan kekerasan fisik, psikis dalam berumah tangga sebagaimana yang dijumpainya disaat penyuluhan ditengah masyarakat, melalui hal itu ia berharap ada semacam langkah strategis untuk mengurangi dan mengatasi masalah tersebut.
Menurut nya perempuan harus mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, seksual dan lainnya, Ia juga mengajak perempuan pantang menyerah dalam memperjuangkan hak, keadilan dan kesetaraan. Terakhir ia berpesan melalui aspirasinya untuk meningkatkan mutu dan jati diri sebagai seorang perempuan.Â
Kegiatan yang digelar dikantor DP3AP2KB ini juga diikuti oleh OPD Terkait, Puskesmas, Kepala Desa, Ormas, Kader Perempuan dan lainnya. (Humas).