0 menit baca 0 %

Narasumber acara dialog Interaktif Haji dan Umroh, Ka. Kanwil Sampaikan Skenario Keberangkatan 2021

Ringkasan: (humas) Kakanwil Kemenag Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA. bersama Kepala Dinas Kesehatan Dra. H. Mimi Yuliani Nazir, Apt. MM menjadi narasumber pada acara dialog Interaktif Haji dan Umroh dengan bertemakan Merindu Haji dan Umrah, dialog  dilaksanakan secara Live pada hari Jumat (29/1/21) pukul 20.00...

(humas) Kakanwil Kemenag Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA. bersama Kepala Dinas Kesehatan Dra. H. Mimi Yuliani Nazir, Apt. MM menjadi narasumber pada acara dialog Interaktif Haji dan Umroh dengan bertemakan Merindu Haji dan Umrah, dialog  dilaksanakan secara Live pada hari Jumat (29/1/21) pukul 20.00 WIB di Studio RTv Pekanbaru

Berkaitan dengan masa pandemi Covid-19 masih melanda sama halnya seperti tahun sebelumnya moderator menanyakan apa persiapan dari Kementerian Agama untuk penyelenggaraan haji tahun 2021 ini, Mahyudin menjawab bahwa Kementerian Agama telah mempersiapkan tiga scenario penyelenggaraan haji Tahun 1442 H atau 2021 masehi yaitu pertama yang akan dilakukan adalah calon jemaah haji akan tetap diberangkatkan dengan kuota penuh, Hal ini dilakukan dengan catatan jika Covid-19 sudah selesai atau sudah ditemukan vaksin Covid-19, Skenario kedua adalah dibatasinya kuota haji, dan skenario ketiga adalah pemberangkatan jemaah haji ditunda kembali jika Pemerintah Arab Saudi menutup akses layanan penyelenggaraan ibadah haji, mahyudin menambahkan Meski menyiapkan tiga skenario pemberangkatan haji, Kementerian Agama tetap melakukan mitigasi dan upaya-upaya antisipatif apabila penyelenggaraan haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi berjalan normal sebagaimana biasanya, pada prinsipnya ditingkat kanwil persiapan sudah dilakukan semenjak tahun 2020 baik itu persiapan dari segi manasik, petugas haji, maupun dokumen. 

Berkenaan dengan Urmroh mahyudin mengatakan sudah ada travel umrah yang memberangkatkan jemaahnya di masa pandemi ini karena pihak arab Saudi sudah membuka untuk penyelenggaraan ibadah umroh dengan prosedur protocol kesehatan yang sudah ditetapkan, akan tetapi masih banyak travel umroh yang tidak berani memberangkatkan Jemaah umrahnya dikarenakan ketatnya SOP protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Mahyudin juga menghimbau agar masyarakat lebih hati-hati dan selektif dalam memilih travel umrah. yang perlu di perhatikan adalah 5 pasti umroh sebelum berangkat umroh yaitu pastikan travelnya memiliki izin, pastikan jadwal keberangkatannya, pastikan penerbangannya, pastikan hotelnya dan pastikan visanya. Hal ini agar Jemaah dapat terhindar dari pihak pihak travel yang tidak bertanggung jawab, apalagi dimasa pandemi ini.

Menanggapi pertanyaan via telepon dari pemirsa tentang dimana informasi bisa didapatkan mengenai keberangkatan serta apa yang harus dipersiapkan jika diberangkatkan, Kakanwil menjawab bahwa masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Haji Pintar melalui smart phone maupun informasi secara online di Website Haji dapat juga langsung datang ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Kantor Kemenag tingkat Kab./Kota dan Kantor Urusan Agama ditingkat Kecamatan untuk mendapatkan informasi informasi yang berkenaan dengan haji untuk tahu 2021.

Dari segi kesehatan Jemaah,  Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyampaikan bahwa pihak Dinas Kesehatan tetap melakukan sosialisasi dan pembinaan kesehatan terhadap calon Jemaah haji tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. Dalam pelayanan kepada masyarakat dan untuk mengurangi terjadinya berkerumun masyarakat di puskesmas, masyarakat cukup 1 kali datang ke puskesmas untuk selanjutnya dilakukan dengan Telesehat, yaitu dengan mengontrol, mengawasi dan monitoring kesehatan masyarakat dengan menggunakan media telepon. mimi yuliani juga menyampaikan sekarang pihak Dinas Kesehatan meminta untuk seluruh tenaga kesehatan untuk divaksin Covid-19, hal itu merupakan tindakan pencegahan untuk diri kita, keluarga kita dan negara kita.

Sebagai penutup mahyudin menyampaikan bahwa pihak Kanwil Kemenag Provinsi Riau akan tetap malakukan persiapan persiapan guna mengantisipasi jika berlakunya skenario pertama dan skenario kedua Penyelenggaraan Haji tahun 2021 begitu juga harapanya untuk Dinas kesehatan juga melakukan persiapan persiapan. (Khairul, Fadli)