0 menit baca 0 %

Narasumber Interaktif TVRI Riau, Kakankemenag Pekanbaru Sampaikan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi, menjadi narasumber dalam program dialog interaktif TVRI Riau yang disiarkan secara live di TVRI Riau pada Kamis sore (04/07/2024). Dalam dialog interaktif tersebut mengangkat tema terkait Evaluasi Pelaksanaan Penyel...

Pekanbaru (Kemenag). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi, menjadi narasumber dalam program dialog interaktif TVRI Riau yang disiarkan secara live di TVRI Riau pada Kamis sore (04/07/2024). Dalam dialog interaktif tersebut mengangkat tema terkait Evaluasi Pelaksanaan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445 H/ 2024 M.

Dalam kesempatan itu, Ka. Kan. Kemenag menyampaikan terkait perkembangan info terkini ibadah haji dan menjelaskan bagaimana rangkaian perjalanan ibadah haji yang telah dilalui oleh para jamaah. Selain itu, Syahrul Mauludi juga menyampaikan beberapa evaluasi dalam pelaksanaan penyelenggaraan haji di tahun 2024 ini.

Beliau menjelaskan bahwa secara umum proses penyelenggaraan ibadah haji mulai dari awal keberangkatan, proses ibadah haji di Kota Mekkah dan Madinah, terus berlanjut ibadah di Armuzna, hingga sampai akhirnya para jamaah haji tiba kembali ke tanah air berjalan dengan baik.

“hampir semua proses penyelenggaraan berjalan dengan lancar dan baik, maupun dari keberangkatan di tanah air, pelayanan di Arab Saudi, hingga proses kepulangan para jamaah haji kembali ke Indonesia semuanya dilayani dengan baik” tutur Ka. Kan. Kemenag.

Pada saat dialog tersebut, Ka. Kan.Kemenag juga menyampaikan bagaimana testimoni-testimoni dari para jamaah haji atas pelayanan yang diterima selama dalam rangkaian ibadah haji di tahun ini. Menurut Syahrul Mauludi, hampir disemua layanan mendapatkan respon yang positif dari jamaah haji.

“saat ditanya, para jamaah haji sangat merasa puas atas pelayanan selama ibadah haji berlangsung, baik dari segi pembimbing kloter, konsumsi, kesehatan, dan transportasi semuanya mengatakan baik” ucap Syahrul Mauludi.

Sementara itu, dalam kesempatan ini, beliau juga turut menjelaskan beberapa poin penting yang menjadi sorotan dalam penyelenggaraan ibadah haji di tahun 2024 ini, yang pertama yakni terkait pembiayaan ibadah haji, selanjutnya terkait proses Isthithoah, dan terdapat kelompok jamaah yang menyelenggarakan ibadah haji secara ekslusif, serta terbatasnya daya tampung di Mina. Berdasarkan hal tersebut, Syahrul Mauludi menyampaikan perlu adanya suatu tindakan perbaikan untuk menangani isu-isu tersebut.

“untuk menjadi perbaikan bersama, bahwa kedepannya diperlukan wacana pelaksanaan kontrak di Saudi untuk minimal 3 tahun, serta harus lebih awal di mulainya proses penyelenggaraan ibadah haji, seperti penetapan kuota haji, penetapan BIPIH, jadwal pelunasan, dan penyusunan kloter, serta untuk lebih memantapkan pelaksanaan ibadah daripada jamaah, diperlukannya peningkatan dari segi bimbingan manasik haji” ungkap Ka. Kan. Kemenag.