0 menit baca 0 %

Neny Sunarti : Keistimewaan Tahun Baru Islam 1443 H

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Tahun baru Islam merupakan hari peringatan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi, peristiwa tersebut terjadi pada 1 Muharram yang menandakan tahun baru pada kalender Islam atau Hijriah. Selayaknya tahun baru islam sangat penting untuk diketahui setia...

Pekanbaru (Inmas) Tahun baru Islam merupakan hari peringatan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi, peristiwa tersebut terjadi pada 1 Muharram yang menandakan tahun baru pada kalender Islam atau Hijriah. Selayaknya tahun baru islam sangat penting untuk diketahui setiap muslim. Tahun Baru Islam 1443 H bertepatan dengan 10 Agustus 2021 Masehi, layaknya tahun baru masehi, pergantian tahun baru hijriah juga merupakan momen yang ditunggu oleh umat Islam.

Satu Suro (Muharram) menurut kalender Jawa dalam kalender Jawa yang didasarkan pada peredaran bulan merupakan  tahun baru. Malam satu Suro dimulai dari terbenam matahari pada hari terakhir bulan terakhir kalender Jawa (30 Besar) sampai terbitnya matahari pada hari pertama bulan pertama tahun berikutnya (1 Suro). Bulan Suro (Muharram) adalah bulan yang mulia, terutama malam satu Suro. Mereka banyak menggunakan malam tersebut untuk tirakatan, mencari berkah dari Allah SWT. Di Keraton Surakarta malam satu Suro ini diperingati dengan kirab pusaka mubeng beteng (perarakan mengelilingi benteng keraton). Kirab pusaka Keraton Kasunanan Surakarta merupakan upacara ritual yang diselenggarakan setiap setahun sekali, yaitu pada malam tanggal 1 Sura (Muharram),[1] jika kita melihat pada seluruh daerah yang ada di Negara kita ini, banyak cara-cara/tradisi untuk menyambut tahun baru islam, dapat disimpulkan bahwa tradisi tahun baru Islam di setiap tempat di dunia berbeda-beda dan di Indonesia pun tidak kalah unik serta menarik dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Hal yang sama juga pada lembaga pendidikan, berbagai macam kegiatan dilaksanakan sesuai kemampuan lembaga pendidikan tersebut, sebelum wabah covid 19 melanda dunia, banyak kita menjumpai warna-warni kegiatan atau acara yang merupakan tradisi menyambut tahun baru Islam seperti melakukan doa bersama, mengaji, berdzikir, serta menikmati waktu dengan keluarga dan sahabat dengan saling memberi doa, hadiah dan makanan tradisional, serta melaksanakan pertandingan dengan tema islami untuk tingkat remaja seperti cerdas cermat, adzan, tilawah, pidato dan sebagainya, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengingat pentingnya peran Islam dalam mensukseskan pembangunan Nasional, terutama dalam pembangunan nilai-nilai moral anak bangsa yang semakin hari mengalami kemrosotan moral akibat perkembangan zaman yang sangat pesat, sehingga membuat generasi muda terutama siswa-siswi harus selektif dalam memilih kegiatan-kegiatan yang positif agar tidak tergesernya nilai-nilai agama dan akhlak mulia.

Perkembangan zaman dan perkembangan ilmu tekhnologi yang begitu pesat membuat generasi muda/ siswa didik harus pandai memilah kegiatan positif agar terhindar dari berbagai masalah yang nantinya tidak saja dapat merugikan diri sendiri namun orang tua, keluarga, lingkungan dan sebaginya, untuk itulah diperlukan kegiatan-kegiatan positif dalam menyalurkan aspirasi- aspirasi, hobi, bakat dan lain sebagainya, agar generasi muda/ anak didik mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya dan terhindar dari degradasi moral, akhlak dan nilai-nilai agama, harapan kita semua adalah mewujudkan generasi muda/ anak didik sebagai generasi muda yang berakhlak mulia dan menjujung tinggi nilai-nilai agama dan menjaga moral bangsa, masyarakat dan keluarga.

Pelaksanaan kegiatan tahun baru islam saat ini berbeda dengan tahun-tahun yang lalu, karena negeri kita masih mengalami pandemi covid 19 sehingga tidak bisa merayakan seperti beberapa tahun yang lalu, namun tidak membuat kita pasrah dengan keadaan ini, justru momen tahun baru islam ini membuat kita semakin mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dengan terus meminta kebaikan-kebaikan baik buat diri sendiri, keluarga, masyarakat, Agama dan Negara, serta disambut dengan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan. Rasa syukur tersebut bisa membuat kita lebih banyak bertafakur. Dengan begitu, kita bisa merenungi perubahan yang ada pada diri sendiri dan berdoa meminta hidayah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, kita juga bisa bersyukur telah berpegang teguh pada Islam yang membawa ketidaktahuan menjadi tahu dan dari kurang iman menjadi beriman.

Selaku pengawas madrasah menghimbau dan berharap kepada madrasah binaan untuk tetap melaksanakan berbagai macam kegiatan keislaman menyambut tahun baru islam dengan cara tentunya tidak melaksanakan kegiatan di madrasah namun melaksanakan kegiatan secara virtual, sehingga peserta didik tetap merasakan hikmahnya tahun baru islam.

Adapun hikmah tahun baru islam yaitu,[2]

1. Meningkatkan Kualitas diri dan Ibadah

Momentum tahun baru Islam seharusnya dijadikan moment untuk meningkatkan kualitas diri kita dan ibadah kita. Dalam kehidupan biasanya kita melakukan perilaku yang kurang baik seperti lisan yang selalu mengucapkan perkataan tidak baik, tidak jujur bahkan sampai membicarakan orang lain seharusnya bisa dihilangkan karena perilaku mengurangi keburukan bisa meningkat hidupa menjadi lebih baik. Dalam perkara ibadah yang biasanya salat lima waktu kita masih lalai, puasa, dan ibadah lainya harus diperbaik bahkan lebih bagus meningkatkanya dengan melakukan ibadah sunah agar kualitas ibadah kita menjadi baik.

2. Menjalakan Aturan Allah SWT secara menyeluruh

Momentum Tahun baru Islam alangkah bagusnya kita bisa menjalankan seluruh perintah Allah SWT dengan penuh keseriusan baik itu aturan yang di tuangkan dalam alquran atau aturan yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.

3. Tetap Istiqomah dalam setiap kebaikan

Maksud dari istiqomah disini kita harus tetap kokoh atau konsisten dalam menjalankan perintah Allah serta menjauhi segala larangan Allah SWT.

Semoga dengan masuknya tahun baru islam dan mengetahui sejarah/peritiwa tahun baru islam ini dapat kita ambil himahnya, sehingga kita dapat menjadi seorang mu’min yang lebih baik lagi dihadapan Allah SWT dan sesama makhluk, dan dapat meningkatkan amal ibadah kita, marilah kita memohon pertolongan Allah SWT untuk menjadi hamba yang dianugerahi akan keselamatan, kesejahteraan, keberkahan dalam hidup dan wabah corona cepat berlalu, kehidupan kembali normal seperti sediakala.(Dr.NS/Rizq)



[1] Ismail Yahya, dkk, 2009. Adat-adat Jawa dalam bulan-bulan Islam, Inti Medina
[2] https://mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-20674094/wajib-diketahuai-berikut-hikmah-tahun-baru-islam-dengan-memanfaatkan-sisa-usiamu?page=2