0 menit baca 0 %

Nueleili Lubis Ajak Seimbangkan Emosi, Akal, dan Iman di Majelis Taklim RT 02 RW 05 Jalan Siak

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Sebanyak 47 jamaah memenuhi ruang pertemuan Majelis Taklim RT 02 RW 05 Jalan Siak dalam kajian rutin yang kali ini mengangkat tema Upaya Muslimah Memadukan 3 Kecerdasan: Emosional, Intelektual, dan Spiritual . Kegiatan ini berlangsung hangat pada Rabu (13/8/2025) dan diisi oleh Nurl...

Mandau (Kemenag) โ€“ Sebanyak 47 jamaah memenuhi ruang pertemuan Majelis Taklim RT 02 RW 05 Jalan Siak dalam kajian rutin yang kali ini mengangkat tema โ€œUpaya Muslimah Memadukan 3 Kecerdasan: Emosional, Intelektual, dan Spiritualโ€. Kegiatan ini berlangsung hangat pada Rabu (13/8/2025) dan diisi oleh Nurleili Lubis, Penyuluh Agama Islam yang dikenal piawai membawakan materi dengan bahasa yang membumi.

Sejak awal, Nurleili Lubis mengajak para muslimah untuk menyadari bahwa kehidupan modern menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, seorang muslimah membutuhkan tiga pilar kecerdasan yang saling menopang agar mampu menjalani peran sebagai pribadi, istri, ibu, dan anggota masyarakat secara seimbang.

Ia menjelaskan, kecerdasan emosional membantu seseorang memahami dan mengendalikan perasaannya, sehingga mampu menjaga hubungan harmonis di rumah tangga dan lingkungan. Kecerdasan intelektual, lanjutnya, penting untuk memperluas wawasan, mengambil keputusan yang tepat, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sementara kecerdasan spiritual menjadi pondasi utama, menuntun setiap langkah agar selalu berada di jalan yang diridhai Allah SWT.

โ€œKetiga kecerdasan ini ibarat tiga kaki pada sebuah tripod. Jika salah satunya lemah, maka keseimbangan hidup akan terganggu. Seorang muslimah yang mampu memadukan ketiganya akan tampil tangguh, bijak, dan membawa keberkahan di manapun ia berada,โ€ ujar Nurleili Lubis di hadapan para jamaah.

Para peserta terlihat antusias, beberapa di antaranya aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Suasana hangat terbangun, tidak hanya sebagai ajang belajar, tetapi juga sebagai ruang saling menguatkan antaranggota majelis.

Ketua Majelis Taklim RT 02 RW 05 menyampaikan terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam yang terus memberikan pembinaan. Ia berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan secara berkala dengan topik-topik yang relevan bagi kehidupan muslimah masa kini.

Dengan semangat kebersamaan, pertemuan ini ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar setiap muslimah yang hadir mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh, menumbuhkan sikap sabar, berpikir jernih, dan senantiasa dekat dengan-Nya.