Kuansing(Kemenag) Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan generasi muda, Nurfitri Yeni selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gunung Toar melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimlu) pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di salah satu madrasah, Selasa (19/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa yang dengan antusias belajar memperbaiki bacaan serta mengenal huruf-huruf hijaiyah. Dengan metode yang sederhana namun efektif, Nurfitri Yeni membimbing siswa membaca Al-Qur’an secara bertahap, mulai dari dasar hingga tahsin bacaan.
Menurut Nurfitri Yeni, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk generasi Qur’ani yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. “Al-Qur’an adalah pedoman hidup umat Islam, maka wajib bagi kita untuk mampu membacanya. Melalui bimlu ini, kita harapkan anak-anak terbiasa membaca Al-Qur’an dalam keseharian mereka,” ungkapnya.
Pihak madrasah menyambut baik kegiatan ini karena sangat membantu dalam membekali siswa dengan kemampuan dasar membaca Al-Qur’an. Mereka berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut agar pemberantasan buta aksara Al-Qur’an dapat tercapai dengan maksimal.(Mas)