0 menit baca 0 %

Nurfitri Yeni Laksanakan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an di Madrasah

Ringkasan: Kuansing(Kemenag) Upaya mencetak generasi Qur ani terus digalakkan oleh para penyuluh agama Islam di Kecamatan Gunung Toar. Salah satunya dilakukan oleh Nurfitri Yeni, Penyuluh Agama Islam, yang melaksanakan kegiatan pemberantasan buta aksara Al-Qur an di salah satu madrasah di Kecamatan Gunung Toar...

Kuansing(Kemenag) Upaya mencetak generasi Qur’ani terus digalakkan oleh para penyuluh agama Islam di Kecamatan Gunung Toar. Salah satunya dilakukan oleh Nurfitri Yeni, Penyuluh Agama Islam, yang melaksanakan kegiatan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di salah satu madrasah di Kecamatan Gunung Toar , Selasa (26/08/2025)

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa yang dengan penuh semangat duduk berkelompok sambil memegang mushaf Al-Qur’an. Nurfitri Yeni membimbing para peserta didik membaca huruf hijaiyah, memperbaiki makhraj, serta memberikan motivasi agar mereka lebih mencintai dan membiasakan diri membaca Al-Qur’an dalam keseharian.

Menurut Nurfitri Yeni, program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an ini menjadi bagian dari tugas penyuluh agama dalam membina generasi muda agar memiliki bekal iman, ilmu, dan akhlak mulia.

“Harapan kita, anak-anak madrasah tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini disambut positif oleh pihak madrasah, yang menilai bimbingan penyuluh agama sangat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di kalangan siswa.

Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi generasi muda di Gunung Toar yang buta aksara Al-Qur’an, serta tercipta lingkungan yang religius dan berakhlak Qur’ani.(Mas)