0 menit baca 0 %

NURHASANAH ,S.Sos.I PAH SINGINGI HILIR LAKSANAKAN AKSI MAGHRIB MENGAJI DI MUSOLLA AL-FALAH SUMBERJAYA

Ringkasan: Kuansing ( inmas )  Aktifitas mengaji dan membaca Al-Qur'an di Masjid ataupun di Mushalla yang ada di Desa Sumberjaya menjadi sebuah tradisi dan budaya umat islam sejak lama.  Namun seiring perkembangan zaman tradisi baik ini mulai berkurang. Masjid hanya di isi oleh orang tua, anak  anak dan rem...

Kuansing ( inmas )  Aktifitas mengaji dan membaca Al-Qur'an di Masjid ataupun di Mushalla yang ada di Desa Sumberjaya menjadi sebuah tradisi dan budaya umat islam sejak lama. 

Namun seiring perkembangan zaman tradisi baik ini mulai berkurang. Masjid hanya di isi oleh orang tua, anak  anak dan remaja mulai lebih senang menghabiskan waktunya dengan nongkrong nongkrong dan bermain geget. 

Sebagaimana diketahui gerakan magrib mengaji program yang di gagas oleh kantor Kementerian Agama  Kabupaten Kuansing secara khusus juga mengharapkan anak-anak merasakan dan mengalami masa kecil dengan mengaji Al-Qur'an. 

Untuk itu Nur hasanah, S.Sos.l menghidupkan kembali budaya magrib mengaji di musola terutama musola AL FALAH desa Sumberjaya dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu:  memberantas buta aksara dengan metode “iqra” diharapkan dengan adanya gerakan magrib mengaji masyarakat dapat memanfaatkan waktu antara maghrib dengan isya secara efektif untuk beribadah kepada Allah SWT serta  tidak menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Demikian disampaikan oleh Nurhasanah kepada inmas Kantor Kemenag Kuansing. Rabu ( 02/12/2020 )

Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam kecuali malam jumat. Karena pada malam jumat biasanya diisi oleh kaum bapak bapak untuk pertemuan rutin wirid yasin. 
Sasaran utama dalam program tersebut  adalah seluruh kompnen masyarakat terutama anak anak. 

Diharapkan program mengaji ini bukan hanya  sekedar mengaji tetapi ada materi materi lain yang disisipkan sebelum mengaji seperti tentang ibadah, sholat,thaharoh dan lain lainya. ( Nh/N )