Mandau (Kemenag) –
Majlis Ta’lim Taman Syurga menggelar kajian tahsin bersama Nurleili Lubis di
mesjid Besar Arafah Duri Selasa, 29/07/2025. Kegiatan ini dihadiri oleh 31 orang
jamaah dengan tema “Mad silah” .
Kegiatan ini
bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pemantapan terhadap bacaan alqur an
yang baik dan benar. Kajian tahsin ini merupakan kegiatan binaan rutin yang
dilakukan Nurleili Lubis setiap hari Selasa. Biasanya sebelum materi dimulai
ada reveiw terhadap materi yang dipelajari sebelumnya.
“Dalam pertemuan ini
materi yang dibahas tentang mad silah. Mad silah ini terbagi dua yaitu mad
silah qosiroh dan mad silah towilah. Mad qosiroh adalah salah satu jenis mad dalam
ilmu tajwid yang memiliki panjang bacaan 2 harakat. Mad qosiroh biasanya
terjadi pada huruf-huruf yang memiliki tanda baca mad qosiroh, seperti pada
huruf alif, wawu, atau ya'. Contoh mad qosiroh dapat ditemukan dalam beberapa
kata dalam Al-Qur'an. Mad qosiroh memiliki peran penting dalam menjaga keaslian
dan keindahan bacaan Al-Qur'an. Sedangkan mad silah tawilah adalah salah satu
jenis mad dalam ilmu tajwid yang memiliki panjang bacaan 4 atau 5 harakat. Mad
silah tawilah terjadi pada huruf-huruf tertentu yang memiliki tanda baca mad
silah tawilah. Mad silah tawilah memiliki peran penting dalam menjaga keaslian
dan keindahan bacaan Al-Qur'an. Dalam membaca Al-Qur'an, mad silah tawilah
harus dibaca dengan panjang yang tepat untuk menjaga makna dan keindahan bacaan”
jelas Nurleili Lubis.
Setelah menjelaskan
materi dan contoh-contohnya, jamaah diajak untuk praktek mencari dan membaca
madsilah qosiroh maupun mad silah towilah. Kegiatan ini berjalan dengan lancar
dan semua jamaah sangat antusias.