0 menit baca 0 %

Ny.Nurlela.S.Pd Bersama Anggota Dharma Wanita Kemenag Kepulauan Meranti Ikuti Webinar Pencegahan dan Mengatasi Adiksi Pronografi

Ringkasan: Meranti (Inmas) Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Nurlela.S.Pd, didampingi Fitriani.S.E, Dra.Kamisah, Muzalifah, Koiriyah, dan Irma Yunita Sari, Ikuti Webinar Nasional virtual dari Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan tema...

Meranti (Inmas) – Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Nurlela.S.Pd, didampingi Fitriani.S.E, Dra.Kamisah, Muzalifah, Koiriyah, dan Irma Yunita Sari, Ikuti Webinar Nasional virtual dari Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan tema “Mengenali dan  Mengatasi Adiksi Pornografi pada Anak dan remaja”, yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting. Selasa (12/1/21).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kemenag RI tersebut diikuti oleh Ketua DWP Kemenag RI, Unsur Pelaksana DWP Kemenag RI, Ketua DWP PTKN, Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi, Ketua DWP Kankemenag Kabupaten/Kota, Ketua DWP UPT Asrama Haji, Ketua DWP Balai Diklat Keagamaan seluruh Indonesia.

Webinar ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti ke-75 mengangkat permasalahan bersama yang menghantui seluruh orang tua di dunia modern saat ini, yaitu bagaimana cara kita sebagai orang tua dapat Mengenali dan  Mengatasi Adiksi Pornografi pada Anak dan remaja untuk mencegah bahaya pornografi pada dunia maya yang setiap saat dalam genggaman.

Dalam Laporannya, Ketua DWP Kemenag RI Farikhah Nizar Ali menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini lebih dari 660 peserta se-Indonesia melalui virtual zoom meeting yang diwajibkan mematuhi protokol kesehatan.

Menurut beliau konsumsi pornografi di Indonesia secara umum meningkat sangat drastis, hal ini disebabkan karena perkembangan kemudahan dan keterbukaan dalam mengakses informasi dan dunia maya.

Selanjutnya Pembina DWP Hj. Eny Yaqut Cholil dalam sambutan beliau menyampaikan “Saya sangat mengapresiasi Tema Webinar Mengatasi Adiksi Pornografi, karena sangat relevan dengan situasi saat pandemic covid-19, dimana semua kegiatan dilakukan secara online.”

Dalam kesempatan ini, Hj. Eny juga menyampaikan untuk mengatasi masalah pornografi tidaklah mudah karena pornografi adalah industri bisnis yang ada didunia, masalah pornografi tidak hanya di Indonesia namun merupakan masalah diseluruh dunia, namun tidak ada masalah yang tidak dapat dihadapi, kita harus optimis dalam menghadapi bahaya pornografi jika kita memiliki kesamaan persepsi untuk Bersatu dalam mencegah dan mengatasi bahaya pornografi pada anak - anak.
 
Sementara Narasumber Hj. Elly Risman Musa, S.Psi mengatakan bahwa Orang tua memberikan fasilitas yang lengkap untuk kepada anak-anak untuk mengakses internet, tetapi orang tua banyak yang tidak melakukan pengawasan yang ketat kepada anak-anak, oleh sebab itu sebagai orang tua kita harus mengetahui teknologi atau aplikasi gadget yang digunakan anak kita dan secara rutin melakukan pengawasan yang ketat kepada anak-anak kita.

Ia berharap dengan keikutsertaan webinar Nasional ini semoga daat menambah wawasan dan Pengetahuan kita dalam mencegah dan mengatasi dampak buruk pornografi, ia juga berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan dikeluarga masing-masing atau dilingkungan sekitar dan agar disampaikan kepada orang lain yang akan menjadi amal sholeh, selanjutnya ia juga berpesan dan mengajak kepada peserta Webinar agar selalu mematuhi dan melakukan pembatasan kegiatan dimasyarakat yang telah diserukan oleh pemerintah mulai 11 - 25 Januari agar selalu dipatuhi, kemudian Kementerian Agama dapat dijadikan contoh oleh masyarakat dengan membuat program yang bermanfaat  di masa Covid 19 tentunya dengan memegang teguh menggukan protokol Kesehatan. (Tim Inmas**)Â