0 menit baca 0 %

Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 di Inhu, Ajang Asah Prestasi dan Karakter Sejak Dini

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Sebanyak 97 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Indragiri Hulu pada Rabu (10/09/25) mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang resmi dibuka di MAN 1 Inhu, Rabu (10/9). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kasi Penmad Kemenag Inhu, H.

Indragiri Hulu (Kemenag)— Sebanyak 97 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Indragiri Hulu pada Rabu (10/09/25) mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang resmi dibuka di MAN 1 Inhu, Rabu (10/9). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kasi Penmad Kemenag Inhu, H. Hendriadi, yang hadir mewakili Kepala Kankemenag Kabupaten Inhu.

Dalam arahannya, Hendriadi menekankan bahwa OMI tidak hanya menjadi arena adu kecerdasan, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda. “Kami berharap anak-anak menjunjung tinggi nilai kejujuran selama kompetisi. Apapun hasil yang diperoleh, itulah buah kerja keras bersama antara siswa dan guru,” ujarnya di hadapan para peserta dan pendamping.

OMI tahun ini menjadi momentum penting bagi madrasah di Inhu untuk menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang mereka miliki. Dengan melibatkan hampir seratus siswa, ajang ini diharapkan dapat memotivasi sekolah dan guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam bidang akademik dan karakter.

Dampak kegiatan ini juga terasa langsung bagi masyarakat. Orang tua melihat OMI sebagai ruang pembuktian bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi. Di sisi lain, guru mendapatkan dorongan moral untuk terus mengasah kreativitas mengajar agar siswa memiliki daya saing yang kuat.

Menurut sejumlah pendamping, OMI juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa, terutama dalam hal keberanian tampil, sportivitas, dan menghargai proses belajar. “Anak-anak jadi lebih percaya diri, dan mereka tahu bahwa keberhasilan tidak datang tiba-tiba, melainkan dari latihan dan kerja keras,” ungkap salah seorang guru MI peserta lomba.

Lebih dari sekadar lomba, OMI 2025 di Inhu dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk generasi madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter. Dengan nilai-nilai kejujuran dan sportivitas yang ditekankan, madrasah diharapkan mampu menjadi benteng moral sekaligus motor peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Indragiri Hulu.

(Reski)