0 menit baca 0 %

OMI Kab. Indragiri Hulu tingka MA : 297 siswa SMA/MA berlaga ditingkat kabupaten

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Selasa, 9 September 2025, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Indragiri Hulu secara resmi membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) kabupaten Indragiri Hulu tingkat MA/SMA di MAN 1 Indragiri Hulu. Sebanyak 297 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Mene...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Selasa, 9 September 2025, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Indragiri Hulu secara resmi membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) kabupaten Indragiri Hulu tingkat MA/SMA di MAN 1 Indragiri Hulu. Sebanyak 297 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Inhu berkompetisi di bidang Matematika, Ekonomi, Fisika, dan Biologi sebagai upaya mencetak generasi unggul yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Kakankemenag Inhu menekankan bahwa OMI bukan sekadar ajang perlombaan akademik, melainkan wadah untuk membangun mental juara sekaligus memupuk kepercayaan diri generasi muda Inhu. Ia berharap tahun ini capaian siswa-siswi Inhu dapat melampaui prestasi tahun-tahun sebelumnya, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

โ€œOlimpiade ini adalah investasi jangka panjang. Dari sinilah kita bisa menyiapkan putra-putri daerah agar mampu berkompetisi di dunia yang semakin menuntut keunggulan,โ€ ujar Kakankemenag.

OMI tahun ini diikuti oleh hampir tiga ratus pelajar dengan latar belakang beragam, menunjukkan tingginya minat dan semangat generasi muda untuk mengembangkan potensi akademik. Para peserta tidak hanya ditantang untuk menguasai teori, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, keterampilan yang sangat dibutuhkan di era global.

Bagi masyarakat Indragiri Hulu, kehadiran OMI memberikan harapan baru bahwa pendidikan di daerah ini semakin maju dan berorientasi pada prestasi. Tidak sedikit orang tua yang mengungkapkan kebanggaannya karena anak-anak mereka dapat berpartisipasi, terlepas dari hasil akhir yang diraih.

Lebih jauh, kompetisi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar sekolah dan madrasah. Dari forum ini lahir jejaring akademik yang dapat saling mendukung dalam peningkatan kualitas pendidikan. Dengan dukungan penuh dari Kemenag, OMI diharapkan menjadi tonggak lahirnya generasi emas Inhu yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga berakhlak mulia serta mampu membawa nama baik daerah di kancah yang lebih luas.

(Reski)