Kuok ( Kemenag )---Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kuok bersama pengurus masjid di Kompleks Pendidikan Hamzah Yunus Kuok menggelar pertemuan penting yang mengangkat tema “Optimalisasi Dakwah Cerdas dan Berkualitas Berbasis Platform Digital”.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Rahmat Kurniawan, ST, MT, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan dakwah. Beliau menekankan bahwa dakwah di era modern tidak hanya dilakukan di mimbar masjid, tetapi juga harus hadir di ruang-ruang digital yang kini menjadi bagian kehidupan masyarakat sehari-hari.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh penghulu Kecamatan Salo sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Hamzah Yunus, Dr. H. Mendra Siswanto, S.H.I., M.Sy., yang menyambut baik sinergi antara ulama, pengurus masjid, dan akademisi dalam mengembangkan dakwah berbasis digital.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap para dai dan pengurus masjid semakin terampil menggunakan platform digital, sehingga pesan dakwah dapat tersampaikan dengan lebih luas, efektif, dan sesuai kebutuhan umat,” ujar Dr. Mendra dalam sambutannya.
Ketua MUI Kecamatan Kuok yang juga Penyuluh Agama Islam Kecamatan Salo, indra Gamal, S.Ag dalam sambutannya, mengapresiasi inisiatif pertemuan ini. Ia menegaskan bahwa tantangan dakwah saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan inovasi dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.
“Dakwah digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Jika kita tidak hadir di dunia digital, ruang itu akan diisi oleh pihak-pihak lain dengan konten yang belum tentu bermanfaat. Karena itu, MUI Kecamatan Kuok berkomitmen mendorong para dai dan pengurus masjid agar aktif memanfaatkan platform digital secara bijak dan kreatif,” ungkapnya.
Suasana pertemuan berlangsung penuh antusiasme, dengan dialog interaktif antara narasumber dan peserta. Para pengurus masjid menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengelola dakwah di tengah perkembangan teknologi, sekaligus mendapatkan solusi praktis dari materi yang disampaikan.
Acara ini menjadi momentum penting bagi MUI Kuok dan pengurus masjid untuk berkomitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dakwah, dengan harapan melahirkan generasi muslim yang cerdas, religius, dan mampu bersaing di era digital.
( Fatmi )