0 menit baca 0 %

Optimalisasi Pelayanan, KUA Ukui Bahas Pembagian Tugas Pramu Kantor

Ringkasan: Ukui (Kemenag) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ukui menggelar rapat koordinasi program kerja serta pembagian tugas bagi para pramu kantor Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Selasa (23/9/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini diselenggarakan di ruang pertemuan...

Ukui (Kemenag) โ€” Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ukui menggelar rapat koordinasi program kerja serta pembagian tugas bagi para pramu kantor Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Selasa (23/9/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini diselenggarakan di ruang pertemuan KUA Kecamatan Ukui dan dihadiri oleh seluruh unsur pelaksana di lingkungan KUA Ukui.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Ukui, Suranto, dan turut dihadiri oleh Penghulu Amriza, para penyuluh agama Islam, serta pramu kantor PPPK. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatur ulang pembagian tugas dan tanggung jawab pramu kantor secara merata dan adil, sehingga pelaksanaan tugas layanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan efisien.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh Penghulu Amrizal dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala KUA. Dalam sambutannya, Kepala KUA Suranto menyampaikan bahwa pembagian tugas dilakukan tidak hanya sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebutuhan operasional kantor, tetapi juga sebagai upaya menjaga profesionalisme dan kekompakan antarpegawai. โ€œPembagian tugas ini dilakukan agar seluruh rekan kerja merasakan keadilan dalam beban kerja, serta meningkatkan kekompakan dan semangat pelayanan kepada masyarakat,โ€ ujarnya.

Ruang lingkup tugas yang dibagi mencakup berbagai aspek penting dalam pelayanan KUA, mulai dari penerimaan dan verifikasi berkas pendaftaran nikah, pembuatan surat menyurat, penginputan data calon pengantin ke dalam aplikasi SIMKAH, pencetakan buku nikah, hingga penyusunan laporan bulanan. Semua tugas dibagi secara proporsional sesuai jumlah pramu kantor yang tersedia, dengan memperhatikan beban kerja dan kemampuan masing-masing individu.

Setelah sambutan digelar sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi seluruh pramu kantor untuk menyampaikan aspirasi, kendala, serta masukan berdasarkan pengalaman di lapangan. Dalam suasana yang penuh keakraban, para peserta rapat membahas berbagai tantangan yang dihadapi selama memberikan pelayanan konsultasi dan pendaftaran nikah kepada masyarakat.

Pada sesi penutupan, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh salah satu penyuluh, sebagai bentuk harapan agar pembagian tugas yang telah disepakati dapat berjalan lancar, membawa keberkahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan KUA Ukui.

Melalui sinergi dan pembagian tugas yang merata, Suranto berharap dapat menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan ramah kepada masyarakat. Kolaborasi antarpegawai menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan prima di bidang urusan agama Islam.(dbs)