0 menit baca 0 %

Optimalisasi Peserta JKN, Staf Kemenag Inhu Ikuti Rapat di Kantor Bupati

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) -- Pada hari Jum at, 1 Agustus 2025, H. Syafriyaldi, staf pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, mewakili Kepala Kantor Kemenag Inhu dalam Rapat Optimalisasi Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Indragiri Hulu (Kemenag) -- Pada hari Jumโ€™at, 1 Agustus 2025, H. Syafriyaldi, staf pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, mewakili Kepala Kantor Kemenag Inhu dalam Rapat Optimalisasi Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Bupati Inhu, Rengat, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas cakupan kepesertaan JKN serta memperkuat sinergi lintas sektor antara instansi pemerintahan, lembaga keagamaan, dan BPJS Kesehatan.

Dalam rapat tersebut, H. Syafriyaldi menegaskan bahwa Kemenag Inhu siap mendukung langkah-langkah percepatan capaian JKN, terutama melalui jalur layanan langsung ke masyarakat seperti proses pendaftaran jemaah haji, layanan umrah, bimbingan keagamaan, dan kegiatan penyuluhan.

" Dalam hal ini saya rasa perlunya kerja sama yang lebih intens antara Kemenag dan BPJS Kesehatan Cabang Rengat agar edukasi tentang pentingnya JKN bisa menjangkau lapisan masyarakat secara menyeluruh, termasuk melalui masjid, madrasah, dan majelis taklim." Ujar Syafriyaldi.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu saat ini telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) lebih dari 97 persen dari total penduduk, menjadikannya salah satu daerah dengan capaian tertinggi di Provinsi Riau.

Prestasi ini merupakan hasil kerja keras antara BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan seluruh perangkat daerah, termasuk dukungan lembaga keagamaan seperti Kemenag. Dalam forum yang dipimpin oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Inhu, dibahas berbagai strategi untuk mempertahankan dan meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam program JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rengat, Henny Nursanti, menyoroti pentingnya peran tokoh agama dan instansi vertikal seperti Kementerian Agama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama terkait prosedur pendaftaran, manfaat kepesertaan, dan konsekuensi bagi yang menunggak. Dalam rapat tersebut juga disepakati beberapa langkah strategis, seperti pengintegrasian informasi JKN dalam layanan keagamaan, pemberdayaan penyuluh agama sebagai agen informasi lapangan, serta pendampingan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan membayar iuran.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan, dan Kantor Kementerian Agama Inhu, diharapkan target cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen dapat tercapai pada akhir tahun 2025. Capaian ini menjadi komitmen bersama dalam memastikan seluruh warga Indragiri Hulu memperoleh jaminan kesehatan yang merata dan berkeadilan, tanpa hambatan biaya saat mengakses layanan medis.

(Reski)