Tembilahan (Inmas) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir terus mengoptimalkan proses persiapan jamaah haji dengan melanjutkan tahap pendaftaran fitur biometrik wajah, sidik jari, dan paspor melalui aplikasi Saudi Bio Visa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) sebagai bagian dari rangkaian persiapan untuk musim haji 1445 H/2024 M.
Seksi PHU Kantor Kemenag Kab. Inhil melakukan proses Biovisa turun secara langsung kelokasi beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Indragiri Hilir, yakni diantaranya Kecamatan Reteh, Sungai Batang, Keritang dan Enok, Kamis (8/2/2024).
Sebanyak 266 orang jemaah haji yang terdiri dari empat kecamatan. Mereka akan menjalani pendaftaran biometrik wajah, sidik jari, dan verifikasi paspor melalui aplikasi Saudi Bio Visa. Langkah ini merupakan bagian penting dalam memastikan data jamaah haji Kabupaten Indragiri Hilir tercatat dengan akurat dalam sistem yang diperlukan oleh pihak Arab Saudi.
Pendaftaran fitur biometrik ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan validitas data jamaah haji, serta memudahkan proses identifikasi di setiap tahap pelaksanaan ibadah haji. Sistem Saudi Bio Visa menjadi bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam mengelola data jamaah haji.
H. Guspiandi, S.Ag.,MM Kepala Seksi PHU Kemenag Inhil, mengungkapkan, "Proses pendaftaran fitur biometrik merupakan salah satu tahapan yang wajib dipenuhi setiap jamaah haji. Dengan adanya sistem Saudi Bio Visa, diharapkan data jamaah haji Kabupaten Indragiri Hilir dapat terintegrasi dengan baik dan memenuhi standar ketentuan yang berlaku."
Kantor Kemenag Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran proses persiapan jamaah haji. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya maksimal untuk memastikan bahwa para jamaah haji dapat menjalani ibadah haji dengan aman, nyaman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  ***(Ria)