Siak (Kemenag) – Dalam rangka mengoptimalkan
tata kelola persuratan, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Siak
melaksanakan sosialisasi penggunaan dan penerapan Srikandi di Aula Kankemenag
Kabupaten Siak, Jumat (13/09/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai di
lingkungan Kankemenag Kabupaten Siak, mulai dari Kepala Seksi, pengawas
madrasah, Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) serta Arsiparis dan
staf Tata Usaha.
Pada Kegiatan ini, Kankemenag Siak
menghadirkan dua orang narasumber yaitu Mas Jekki Amri selaku koordinator
Srikandi dan Sabarudin selaku PIC Srikandi di Kanwil Kemenag Provinsi Riau.
Plt. Kasubbag Tata Usaha KanKemenag Siak,
Harman dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini secara resmi berharap seluruh
pegawai Kankemenag Siap dapat mengikuti kegiatan sampai selesai. “Kedepannya
tata persuratan di Kankemenag Siak akan menggunakan Srikandi, karenanya kami mengharapkan
Bapak Ibu dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik mungkin,” tutur Harman
yang juga merupakan Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Siak.
Sementara itu, Mas Jekki Amri dalam arahannya
mengingatkan bahwa seluruh tata persuratan yang keluar wajib dibandatangani oleh
pimpinan. “Saya Ingatkan bahwa seluruh tata persuratan yang keluar tidak ada
lagi ditandatangani oleh atas nama pimpinan atau Plh, tetapi wajib
ditandatangani pimpinan karena dengan menggunakan Srikandi, pimpinan bisa
menandatangani menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dimanapun berada.”
Ujar Mas Jekki yang juga merupakan Plh Kabid Urais Kanwil Kemenag provinsi Riau.
Pada sesi bimbingan teknis, Sabarudin
memaparkan dengan detail tata cara penggunaan Srikandi. “Dengan menggunakan
Srikandi, tidak akan merubah alur kerja tata persuratan, tetapi merubah pola
kerja dari yang manual ke sistem sehingga dapat meningkatan efisiensi dan
kecepatan akses dokumen, mendukung tata kelola persuratan yang transparan dan
akuntabel serta mengurangi kertas yang berdampak positif bagi lingkungan.”
Tutur Sabarudin.
Seluruh Pegawai Kankemenag Siak sangat
antusias mengikuti kegiatan bimbingan teknis ini dan siap menerapkan aplikasi
Srikandi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan arsip yang
lebih baik. (NA)