0 menit baca 0 %

Orientasi Pendataan Nazhir Wakaf Segera digelar

Ringkasan: Pekanbaru, 08/06 (Humas) Untuk tercapainya pola dan pelaksanaan pendataan nazhir, serta pemberdayaan dan pengembangan wakaf berbasis data di Provinsi Riau, Kantor Wilayah Kementarian Agama Provinsi Riau akan melaksanakan orientasi pendataan nazhir wakaf pada tanggal 15 s.d 17 juni 2010.
Pekanbaru, 08/06 (Humas) Untuk tercapainya pola dan pelaksanaan pendataan nazhir, serta pemberdayaan dan pengembangan wakaf berbasis data di Provinsi Riau, Kantor Wilayah Kementarian Agama Provinsi Riau akan melaksanakan orientasi pendataan nazhir wakaf pada tanggal 15 s.d 17 juni 2010. Hal ini disampaikan Drs. H. A. Jalaluddin Kepala Bidang Peny Hazawa Kementerian Agama Provinsi Riau. Acara tersebut akan berlangsung di hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru dengan peserta sebanyak 40 orang yang terdiri dari Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kab/Kota, para Kua se Provinsi Riau. Kegiatan ini merupakan kegiatan Kementerian Agama Pusat yang diselenggarakan di Provinsi Riau. Untuk pembukaan acara orientasi pendataan nazhir direncanakan akan dibuka secara langsung oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs.H. Asyari Nur, Sh,MM. Ujar kabid. Nara Sumber yang akan memberikan materi pada kegiatan ini diantaranya Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Dr. H. Sumuran Harahap dari Jakarta, Kepala Bidang Hazawa Kemenag Provinsi Riau, yang mana nara sumber yang memberikan merupakan tutor yang sudah berpengalaman dibidangnya. Untuk materi yang akan disajikan selama duahri kegiatan ini H. A. Jalaluddin mengatakan diantaranya : Tugas, fungsi Kemenag dalam pemberdayaan wakaf, Strategi pemberdayaan dan pengembangan wakaf berbasis data, Sistem dan metode pengolahan data, Kebijaksanaan Tkhnis pendataan nazhir dalam rangka aktualisasi, Penjelasan teknis pendataan nazhir, Pola dan pelaksanaan pendataan nazhir, serta Penyelesaian adminsitrasi dan penyusunan laporan. Kepada Kamenag Kab/Kota Kabid Hazawa mengimbau agar mengirimkan peserta yang betul-betul dibidangnya, sehingga materi yang disajikan nanti terangkum dengan baik, sehingga usai kegiatan ini peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang dipelajari dalam pelaksanaan pekerjaannya sehari-hari. (nik)