0 menit baca 0 %

P5RA Kurikulum Merdeka, MTs Nurul Jadid Pedekik Hasilkan Karya Sulam dan Panen Raya Serai

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) penerapan kurikulum merdeka, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik, mampu menghasilkan karya sulam dan panen raya serai usai pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) ganjil Selasa, 17/13/...

Bengkalis (Kemenag) - Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) penerapan kurikulum merdeka, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik, mampu menghasilkan karya sulam dan panen raya serai usai pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) ganjil Selasa, 17/13/2024 di masing-masing titik lokasi kerja di lingkungan madrasah.

Kepala Madrasah yang diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum Hj. Rusmi didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Kiptiah beserta majelis guru berkesempatan meninjau pelaksanaan kegiatan P5RA di madrasah tersebut.

Hj Rusmi selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum mengungkapkan "Terimakasih dan apresiasi atas kerja keras koordinator P5 dan siswa/i selama pelaksanaan kegiatan P5 kurikulum merdeka di MTs Nurul Jadid, baik kegiatan menyulam maupun budidaya tanaman serai. Kegiatan menyulam dan budidaya tanaman serai pada awalnya belum mampu dilaksanakan, namun setelah adanya P5RA kurikulum merdeka ini siswa/i mampu melaksanakannya dan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari".

"Pancasila merupakan nilai-nilai luhur dan pandangan hidup bangsa harus dijadikan pedoman bagi para siswa. Sebanyak enam dimensi kegiatan P5, kurikulum merdeka yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, mandiri, bergotong royong, memiliki kebinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif itu diharapkan keenam dimensi tersebut dapat ditularkan kepada siswa sehingga mereka bisa menerapkan dalam kehidupan baik sesama manusia, alam, maupun Tuhan YME". Tutup Hj Rusmi.

Sementara itu Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Kiptiah mengatakan "Jadi kegiatan P5 ini untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh sehingga yang dinilai pada panen belajar adalah prosesnya bukan produknya. Bagaimana siswa bisa saling bekerja sama membagi tugas, saling menghargai, dan mengasah kreativitas. Nilai seperti itulah diharapkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari".

Dengan penerapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kurikulum merdeka maka pihak madrasah wajib melaksanakan kegiatan P5RA. Selanjutnya, para siswa harus menunjukkan hasil karya mereka melalui panen hasil belajar P5 dalam kegiatan yang akan digarap yaitu Karya Kewirausahaan dan Kearifan Lokal (P5RA) yang akan datang.