Kuansing, (Kemenag)– Paduan suara dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuantan Singingi kembali menunjukkan prestasinya dengan tampil memukau dalam acara aubade (upacara penurunan bendera merah putih) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Minggu sore (17/8) di Lapangan Limuno Teluk Kuantan.
Dengan mengenakan seragam bernuansa hitam putih dan memakai jas, paduan suara yang beranggotakan 54 orang siswa-siswi pilihan ini membawakan lagu-lagu nasional dan daerah dengan penuh penghayatan dan semangat kebangsaan. Lagu-lagu seperti Hari Merdeka, Syukur, berkibar lah, maju tak gentar dan Tanah Airku sukses menghidupkan suasana dan menggugah semangat para tamu undangan dan peserta upacara.
Penampilan paduan suara MAN 1 Kuansing mendapat apresiasi tinggi dari panitia dan para hadirin. Banyak yang mengaku terkesan dengan harmonisasi suara dan kedisiplinan para anggota paduan suara selama tampil dalam upacara kenegaraan yang sakral ini.
Kepala MAN 1 Kuansing, Elfarida, mengungkapkan rasa bangga atas keterlibatan siswanya dalam acara tingkat kabupaten. “Ini adalah bentuk kontribusi nyata dari MAN 1 Kuansing dalam menyukseskan kegiatan kenegaraan sekaligus sarana pembentukan karakter dan jiwa nasionalisme para siswa,” ujarnya.
Persiapan untuk tampil dalam aubade tersebut dilakukan selama lebih dari dua minggu, di bawah bimbingan guru pembina seni dan pelatih vokal sekolah yaitu Aldi Sumbari dan juga bimbingan dari waka kesiswaan Lidia Mubarrak.
Latihan intensif dilakukan setiap hari demi memberikan penampilan terbaik.
Penampilan paduan suara MAN 1 Kuansing dalam aubade HUT RI ke-80 ini tidak hanya menjadi kebanggaan madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencintai tanah air melalui karya dan bakat yang dimiliki. (LZ)