Siak (Inmas) - 27 Rojab adalah peristiwa yang paling dahsyat dan paling mengagumkan bagi Baginda Nabi Muhammad SAW yang kita kenal dengan peristiwa Isro dan Mi'roj-nya Nabi yang mulia. “Maha Suci Allah menjalankan hambanya pada suatu malam dari masjidil haram (mekkah) menuju ke masjidil Aqsho ( palestina) naik ke atas sampai langit ke 7 lalu ke Sidrotul Muntaha dan sampai ke Mustawa dan buah dari Isro’ dan Mi'roj adalah sholat 5 waktu”, demikian disampaikan oleh ustadz Pupung Perdana, S.HI selaku Penyuluh Agama Honorer (PAH) Kecamatan Siak.
Pada momen ini, Pupung Perdana, S.H.I dijemput oleh ketua panitia Bpk Haryadi untuk mengisi peringatan Isro Mi'roj-nya Nabi Muhammad di Masjid Darussalam Suak Rengas Kecamatan Mempura. “Alhamdulillah yang hadir malam ini lumayan banyak dan Masyarakat sangat antusias menghadiri pengajian ini karena memang sudah lama tidak mengadakan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) dan jumlah jamaa'ah yang hadir berkisar 160 orang”, terang Pupung kepada Humas Kankemenag Siak.
Adapun pembahasan yang disampaikan oleh Ustadz Pupung adalah 3 Golongan/kelompok setelah kejadian Isro Mi'roj yakni; 1. Golongan orang yang tidak percaya kepada Nabi Muhammad. Kelompok ini dipelopori oleh abu jahal, abu lahab dan abu sofyan., 2. Golongan orang yang ragu-ragu kepada Nabi Muhammad kelompok ini dipelopori oleh Mu'tim bin 'ali dan 3. Golongan orang yang percaya 100%.dan kelompok ini dipelopori oleh Abu Bakar Sidiq. (PP/HSF/Hd)