0 menit baca 0 %

PAH RENGAT SAMPAIKAN MATERI PERAN ORANG TUA UNTUK MASA DEPAN ANAK

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam adalah seseorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh Pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran.Tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam menyangkut beberapa hal, yait...

Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam adalah seseorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh Pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran.
Tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam menyangkut beberapa hal, yaitu penyuluhan terkait Zakat Wakaf, Kerukunan Umat Beragama, Keluarga Sakinah, Radikalisme & Aliran Sempalan, Narkoba, HIV/AIDS, Pemberantasan Buta Huruf Al-Qurโ€™an dan Produk Halal, dan Pemahaman Agama Islam Secara Baik dan Benar.
Terkait dengan Keluarga Sakinah, Ahad 13 Septeber 2020 Penyuluh Agama Islam Non PNS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, wilayah kerja Kecamatan Rengat atas nama Wiadi Wijaya, M.Pd melaksanakan penyuluhan agama Islam pada kelompok binaan Majelis Taklim Al-Muqarrobin, Desa Kuantan Babu, Kec. Rengat dengan tema Peran Orang Tua Mempersiapkan Masa Depan Anak Yang Sholeh.
Islam menganjurkan para orang tua agar senantiasa memperbaiki diri dengan memperbanyak amal saleh. Sebab amal saleh yang dilakukan kedua orang tua bisa memberikan keberkahan tersendiri bagi seorang anak.
Selain memberikan keberkahan tersendiri bagi keturunannya, amal saleh kedua orang tua mempunyai peran yang besar dalam membentuk karakter dan mendidik anak yang saleh.
Seorang anak yang sering melihat orang tuanya zikir, puasa, membantu orang yang membutuhkan dan berbuat baik kepada sesama, maka ketika dewasa dia akan tumbuh menjadi pribadi yang dekat kepada Allah dan menyayangi sesama manusia.
Oleh karena itu menanamkan sifat uswatun hasanah pada diri orang tua bisa berpengaruh positif atas perkembangan perilaku meniru anak. Karena anak cenderung melihat apa yang terjadi di dalam keluarganya, demikian beberapa penyampaian Widia Wijaya.(tulang)