Mandau (Kemenag) –
Kepala KUA Mandau Saim sampaikan pentingnya memahami dinamika perkembangan
remaja pada acara BRUS di SMA N 9 Mandau Selasa, 29/07/2025.
Kegiatan ini
bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada remaja usia sekolah terkait dengan
dinamika atau perubahan-perubahan yang terjadi dalam perkembangan psikologi
mereka.
Dalam materinya Saim
menjelaskan dinamika adalah istilah yang merujuk pada proses perubahan,
pergerakan, atau interaksi yang terjadi dalam suatu sistem, situasi, atau
hubungan. Dinamika dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti:Dinamika
sosial, Perubahan dan interaksi dalam masyarakat, seperti perubahan nilai,
norma, dan struktur sosial. Dinamika kelompok,Â
Interaksi dan perubahan dalam kelompok, seperti dinamika tim, keluarga,
atau komunitas. Dinamika pribadi, Perubahan dan perkembangan dalam diri
individu, seperti perubahan emosi, sikap, atau perilaku. Dinamika dapat
memiliki dampak positif atau negatif, tergantung pada konteks dan situasi.
Memahami dinamika dapat membantu kita mengantisipasi dan mengelola perubahan
yang terjadi.
“Dinamika
perkembangan remaja adalah proses perubahan yang kompleks dan dinamis yang dialami
remaja selama masa pertumbuhan dan perkembangannya. Perubahan yang kompleks dan
dinamis ini meliputi beberapa aspek yaitu : pertama,perubahan fisik yang
signifikan, seperti pertumbuhan tubuh, perubahan hormon, dan perkembangan
seksual. Kedua perubahan emosi yang intens, seperti perubahan mood, kecemasan,
dan kemarahan. Ketiga, perubahan
kemampuan berpikir, seperti peningkatan kemampuan analisis dan pemecahan
masalah. Keempat, perubahan dalam hubungan sosial, seperti pembentukan
identitas, pengembangan keterampilan sosial, dan pencarian kemandirian. Kelima
, remaja mencari identitas diri, termasuk identitas seksual, agama, dan
budaya.Dinamika perkembangan remaja dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor
seperti keluarga, lingkungan, budaya, dan pengalaman pribadi. Memahami dinamika
perkembangan remaja dapat membantu orang tua, guru, dan teman mendukung remaja
dalam menghadapi perubahan dan tantangan” tambah Saim.
Saim juga mengajak
peserta untuk berdiskusi bagaimana seorang remaja memberikan respon terhadap dinamika
yang terjadi, seperti apa solusi yang akan dilakukan untuk menghadapinya. Dari
hasil diskusi tersebut dapat disimpulkan solusinya yaitu: Â pertama membangun komunikasi yang terbuka dan
jujur dengan remaja untuk memahami perasaan dan kebutuhan mereka. Kedua, memberikan dukungan emosional dan empati
untuk membantu remaja mengatasi perubahan emosi dan stres. Ketiga, memberikan
bimbingan dan arahan untuk membantu remaja mengembangkan keterampilan dan
kemampuan yang diperlukan. Keempat, membantu remaja mengembangkan keterampilan
sosial, seperti komunikasi, kerja sama, dan konflik. Kelima, mengawasi remaja
dengan seimbang, memberikan kebebasan dan tanggung jawab yang sesuai dengan
usia dan kemampuan mereka. Keenam, Â membantu
remaja mengembangkan identitas diri yang positif dan seimbang. Ketujuh, Â membantu remaja mengelola stres dan tekanan
yang dihadapi, seperti dengan teknik relaksasi dan pengelolaan waktu.
“Dengan memberikan
dukungan dan bimbingan yang tepat, remaja dapat menghadapi dinamika
perkembangan dengan lebih baik dan mengembangkan potensi mereka secara optimal.
Mudah-mudahan remaja semua mampu dan bisa melewati setiap tahap perubahan yang
terjadi dalam pase-pase keremajaan mereka, sehingga mereka menjadi remaja yang
sehat, cerdas dan keren” harap Saim.