Kuansing (Kemenag) - Selasa (24/6/2025) Agar meningkatkan pemahaman dan profesionalisme penyuluh agama dalam pengelolaan kinerja, Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, mengikuti kegiatan Zoom Meeting Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI).
Kegiatan ini mengangkat tema “Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi Penyuluh Agama Islam” dan diikuti oleh seluruh penyuluh agama se-Indonesia, termasuk para penyuluh dari Provinsi Riau dan Kabupaten Kuantan Singingi, baik secara daring melalui Zoom maupun secara langsung melalui kanal YouTube resmi IPARI Nasional.
Forum Nasional untuk Penguatan profesionalisme Penyuluh zoom meeting yang difasilitasi oleh IPARI Pusat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penyuluh terhadap regulasi terbaru dalam penyusunan SKP, menyamakan persepsi terkait indikator dan target kinerja penyuluh agama, mendorong penyuluh agar lebih tertib administrasi dan akuntabel dalam pelaporan tugas.
Kegiatan ini juga menjadi forum penting untuk memperkuat kolaborasi antar penyuluh serta sinkronisasi antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di lapangan.
Muhammad Ridwan menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk pendampingan nasional terhadap kinerja penyuluh di lapangan. Ia bergabung secara daring dari ruang kerja KUA Kecamatan Sentajo Raya bersama beberapa rekan penyuluh lainnya yang turut menyimak pemaparan narasumber dari IPARI dan Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI.
"SKP adalah bagian penting dari tata kelola kinerja yang akuntabel. Melalui pelatihan ini, kami semakin paham cara menyusun SKP yang sesuai tugas pokok dan fungsi kami di masyarakat," ujar Ridwan.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi yang mendorong seluruh penyuluh di bawah naungannya untuk aktif mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas ini. Sejumlah penyuluh di Kuansing juga mengikuti secara nonton bareng (nobar) dan berdiskusi bersama setelah sesi Zoom berakhir.
Selain melalui Zoom, kegiatan ini juga disiarkan langsung melalui YouTube Channel IPARI Nasional, sehingga dapat diakses lebih luas oleh penyuluh yang berhalangan hadir secara langsung.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh penyuluh agama Islam semakin memahami pentingnya penyusunan SKP sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Muhammad Ridwan menyampaikan " insyaallah kita komitmen untuk segera menerapkan ilmu yang diperoleh dalam penyusunan SKP tahun berjalan secara tertib dan profesional," tekadnya.(RDW)