0 menit baca 0 %

PAI Bangkinang Bangun Keterampilan Penyelenggaraan Jenazah untuk Siswa

Ringkasan: Kampar (Kemenag) - Kecamatan Bangkinang Kota setelah sukses mengadakan Pelatihan Penyelenggaran Jenazah bagi peserta didik putri kini kembali menggelar pelatihan utuk peserta didik Putra  yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bangkinang Kota, Rabu, 30/10/2024Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang pese...

Kampar (Kemenag) - Kecamatan Bangkinang Kota setelah sukses mengadakan Pelatihan Penyelenggaran Jenazah bagi peserta didik putri kini kembali menggelar pelatihan utuk peserta didik Putra  yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bangkinang Kota, Rabu, 30/10/2024

Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta putra utusan dari, SMP 1, SMP 2, SMA 1, SMA 2,SMA Muhammadiyah dan SMK se Kec. Bangkinang Kota.

Kecamatan menghadirkan pemateri dari Penyuluh Agama Islam Fungsional pada Kantor KUA Kecamatan bangkinang untuk membimbing para siswa mengikuti pelatihan fardhu kifayah ini.

Camat Bangkinang Kota Minda dalam sambutannya menyampaikan pelatihan ini di gelar mengingat kondisi saat ini, banyak generasi muda saat ini  tidak memahami dengan benar cara memandikan dan mengkafani jenazah.

Bahkan fardhu kipayah ini banyak dilakukan oleh orang yang telah berusia lanjut. Ini menjadi perhatian kita karena kurangnya kaderisasi terhadap generasi muda,” ungkap Minda

Lanjutnya, dengan pelatihan tersebut, para siswa dan generasi muda memiliki pengetahuan dan termotivasi mempelajari penyelenggaraan fardhu kipayah dengan harapan mampu mengaplikasikan dilingkungannya masing-masing.

Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kec.  Bangkinang Basri Rais dalam materinya menyampaikan  tentang kepengurusan jenazah diawali dengan proses pemandian, pengkafanan, hingga pelaksanaan shalat jenazah yang dijelaskan secara rinci sesuai dengan kaidahnya.

Disampaikan juga didalam penyuluhan ini dilakukan dengan praktik secara langsung peserta akan diajarkan dengan melakukan pendampingan praktik penyelenggaran  jenazah, ungkapnya.

Lebih lanjut para peserta diajarkan secara langsung cara memandikan, mengkafani, dan mensholatkan jenazah sesuai dengan tuntunan ajaran agama Islam, jelasnya.

Hal ini bertujuan agar para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang mereka dapatkan secara benar dengan penuh rasa hormat,” ungkap Basri ( fatmi/ Cicy )