0 menit baca 0 %

PAI Fungsional KUA Kec. Kuantan Tengah melaksanakan Sosialisasi Program DPP- FKDT

Ringkasan: Kuansing ( inmas) PAI Fungsional KUA Kec. Kuantan Tengah melaksanakan Sosialisasi program DPP- FKDT bersama DPW-FKDT ke DPC-FKDT Kab/Kota se Provinsi Riau sekaligus Rakorcab DPC FKDT Kab. Kuansing, Sabtu, 12 Maret 2022. Yang bertempat di Aula SMP MUTU Teluk Kuantan.Hadir pada kegiatan tersebut adala...

Kuansing ( inmas) PAI Fungsional KUA Kec. Kuantan Tengah melaksanakan Sosialisasi program DPP- FKDT bersama DPW-FKDT ke DPC-FKDT Kab/Kota se Provinsi Riau sekaligus Rakorcab DPC FKDT Kab. Kuansing, Sabtu, 12 Maret 2022. Yang bertempat di Aula SMP MUTU Teluk Kuantan.

Hadir pada kegiatan tersebut adalah Kepala Kantor Kemenag Kab. Kuansing di wakili oleh Kasi PAKIS bapak H. Bahrul Aswandi, S.Ag, MH, staf kasi PAKIS bapak Zulkifli, S.Pd.I, wakil ketua Umum DPP-FKDT bapak Drs. H. Mahfudz, Ketua Umum DPW-FKDT Provinsi Riau bapak Mukhlis, S.Pd, MM dan Sekretaris DPW-FKDT Provinsi Riau bapak Arwin Said.

Acara di awali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz Sabirin, S.Pd.I. Dilanjutkan dengan laporan dari ketua DPC-FKDT Kab. Kuansing ibuk Prihasni, S. Ag, M.Pd yang man beliau sebagai penyuluh agama Fungsional di KUA Kec. Kuantan Tengah. Prihasni menyampaikan bahwa jumlah Lembaga MDTA di Kab. Kuansing berjumlah 268, dan jumlah guru MDTA se Kuansing berjumlah 2.369 orang. Jumlah siswa MDTA yang akan mengikuti Ujian Akhir MDTA berjumlah 4.158 orang, kelas 1,2,3 berjumlah 11.788 orang, jadi jumlah dari keseluruhan siswa MDTA se Kab. Kuansing adalah 15.946 orang. 

Dan juga beliau juga menyampaikan begitu banyak program-program DPC-FKDT Kab. Kuansing salah satunya PORSADIN yang Program nya sudah menasional. 

Selanjutnya arahan disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Kuansing yang diwakili oleh H. Bahrul Aswandi, S.Ag, MH, yang menyampaikan bahwa MDTA harus mengisi dan melengkapi Data EMIS MDTA, Karena untuk mendapatkan bantuan, berdasarkan Data EMIS yang diisi. Tujuan pengisian data EMIS agar MDTA kita terdaftar di Pusat. Kita sekarang zaman on line. Tidak ada lagi sistem manual. Terutama dalam pembuatan proposal bantuan. 

Kemudian dilanjutkan dengan arahan ketua DPW-FKDT Provinsi Riau. Mukhlis, S.Pd, MM, salah satu yang beliau sampaikan data siswa ujian Akhir MDTA dilaporkan ke provinsi, dan provinsi melaporkan ke Pusat. Selain itu juga tentang data Madin Kab. Kuansing sudah bagus. Kalau bisa data Madin FKDT disamakan dengan Data EMIS, itu akan sangat baik. 

Terakhir arahan disampaikan wakil ketua Umum DPP-FKDT Bapak Drs. H. Mahfudz, beliau menyampaikan, masalah PORSADIN, kurikulum dan buku paket MDTA, ujian akhir MDTA, bantuan-bantuan yang bisa diraih oleh MDTA ke Pusat.

Prihasni mengharapkan pada kegiatan ini agar FKDT dapat bersinergi dan bekerja sama mulai dari Tingkat Pusat sampai ke daerah, bahkan yang lebih bawah lagi Kec. Bukan Kabupaten dan Provinsi Saja. ( Pri )