Kuansing ( inmas ) Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kec. Kuantan Tengah mewakili Kepala Kemenag, Drs. H. Efrion Efni, MA, untuk menghadiri Forum Lintas Perangkat Daerah Kab. Kuantan Singingi tahun 2024 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2025.
Kegiatan ini mengangkat Tema : Memantapkan Kemandirian Ekonomi dan Pelayanan Publik yang Prima. Bertempat di Aula Bapedalitbang Kab. Kuansing, Selasa, 23 April 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, yang dimulai dari tanggal 23-26 April 2024, namun tidak semua peserta ikut ke empat hari tersebut, karena setiap hari berbeda-beda utusan OPD dan instansi yang ikut. Seperti Kakankemenag itu waktu kehadirannya hanya 1 hari saja yaitu hari Selasa atau hari pertama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Kuansing ibuk Hj.Yulia Herma Suhardiman Amby, Drs. H. Maisir, kepala Dinas, Kemenag/KUA, Kaban, Kabid dan Kasi, BAZNAS, juga Camat se Kuansing, Kades / Lurah se Kuansing dan OPD-OPD yang lain di Pemerintahan Kab. Kuansing.
Hasil dari rapat forum tersebut adalah Kuansing akan diwujudkan Kab. Sehat dan bersih dalam rangka mengurangi stunting di Kab. Kuansing, yang mana di tahun 2023-2024, stunting di Kuansing ada 18 lokus, yaitu Kec. Sentra 4, Cerenti 5, Inuman 3, Benai 2, Pangean 1, Kuantan Mudik 1, Kuantan Tengah 1 dan Singingi 1 lokus.
Sementara di tahun 2025, lokus berkurang menjadi 12 lokus yaitu Kec. Kuantan Tengah 4, Kuantan Mudik 2, Cerenti 4, Pangean 2 dan Kec. Singingi Hilir 1 Lokus.
Kementerian Agama Kab. Kuansing, telah membantu Pemerintah Daerah Kuansing dengan cara :
1. bimbingan perkawinan yang dilaksanakan melalui Kemenag dan Mandiri di KUA se Kab. Kuansing yang mana berkerjasama dengan BP4 Kec.dan setiap Catin harus memiliki sertifikat Binwin tersebut sebagai syarat pernikahan.
2. PAI Kab. Kuansing sebanyak 81 orang, diberikan tugas oleh Kemenag untuk menyampaikan pembinaan tentang keluarga sakinah.
3. Adanya kerja sama (MOU) antara KUA Kec. dengan Puskesmas Kec. Se Kab. Kuansing, dan juga semua Catin harus memiliki surat pemeriksaan kesehatan dari Dokter.
4. Adanya program bimbingan perkawinan bagi Remaja Usia sekolah.
5. Adanya program bimbingan perkawinan bagi Remaja Usia nikah.
Sementara pemerintah Daerah sudah melaksanakan program dalam menurunkan stunting yaitu pemberian tablet tambah darah bagi ibu-ibu hamil dan menyusui, pemberian makanan tambahan dan imunisasi eklusif yang Memang itu sudah ada di Desa/Kelurahan. Kemudian akan membangun MCK, sumur atau pemandian.
Untuk tahun 2022 target nya , 19,07 terealisasi 17.80, tahun 2023, target 16,11 terealisasi 14,00 dan tahun 2024 target 13.09, semoga bisa terealisasi sebanyak itu.
Semoga kegiatan bermanfaat dan sangat berguna bagi masyarakat di Kab. Kuansing dan terwujudnya Kab. Sehat dan bersih. Dan Alhamdulillah Kuansing tahun 2023 mendapat kota terbersih dan memperoleh Adipura. ( Pri KUA KT )