Bantan (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam Kec. Bantan Mardiana ikut menjadi pemateri pada Bimwin Mandiri Angkatan II yang diselenggarakan oleh KUA Kec. Bantan Kamis 20/02/2025 di ruang balain nikah Kantor KUA Kec. Bantan.
Bimbingan perkawinan (Bimwin) Angkatan II yang diinisiasi oleh Penyuluh Agama Islam Kec. Bantan dan diikuti oleh enam pasang calon pengantin yang berasal dari desa yang berada di Kecamatan Bantan.
Bimwin angakatan II dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kec. Bantan H. Nasuha dengan menghadirkan ustdazah Mardiana selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan sebagai narasumber utama.
H. Nasuha dalam sambutannya menegaskan pentingnya bimbingan perkawinan bagi calon pengantin sebagai bekal dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan berkualitas.
“Pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan semata, tetapi juga kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berumah tangga. Oleh karena itu, pemahaman yang benar tentang hak, kewajiban, serta aspek kesehatan dalam pernikahan sangat diperlukan,” ujarnya.
Sementara ustadzah Mardiana yang menyampaikan materi “Kesehatan Reproduksi dan Tantangan Pernikahan dalam Islam", menjelaskan bahwa menjaga kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dalam kehidupan berumah tangga.
“Islam mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, termasuk dalam aspek reproduksi. Pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi dapat membantu pasangan dalam merencanakan kehidupan rumah tangga yang sehat dan berkualitas,” jelasnya.
Selain itu, Ustadzah Mardiana juga membahas berbagai tantangan dalam pernikahan, seperti perbedaan karakter, konflik rumah tangga, ekonomi, serta cara menghadapi perbedaan pendapat antara suami dan istri.
“Setiap pernikahan pasti memiliki tantangannya sendiri. Kunci utama dalam menghadapinya adalah komunikasikan dengan baik, saling memahami, dan berpegang teguh pada ajaran Islam dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” tambahnya.
Para peserta bimbingan tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga.
Melalui
Bimwin Angkatan II ini, diharapkan para calon pengantin dapat lebih memahami
pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta memiliki kesiapan mental dan
spiritual dalam menghadapi tantangan pernikahan, sehingga mampu membangun rumah
tangga yang sakinah, mawaddah, dan Rahmah (Samawa).