0 menit baca 0 %

PAI Kecamatan Bangko Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua Terhadap Pergaulan Anak

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Gemparnya kasus pembunuhan seorang wanita muda baru- baru ini di Bagansiapiapi menjadi perbincangan dikalangan masyarakat, diduga pelakunya adalah teman lelakinya. Menyikapi hal tersebut Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kec.

Rokan Hilir (Kemenag) - Gemparnya kasus pembunuhan seorang wanita muda baru- baru ini di Bagansiapiapi menjadi perbincangan dikalangan masyarakat, diduga pelakunya adalah teman lelakinya.

Menyikapi hal tersebut Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kec. Bangko Asril Hamidi saat melakukan binaan rutin kepada kelompok binaan Majelis Taklim Ar - Raihan di Kelurahan Bagan Punak Meranti, kali ini memberikan pencerahan dengan mengangkat judul tausiyahnya Batasi Pergaulan Anak, Rabu (24/7/24).

Dalam penyampaiannya Asril menegaskan bahwasanya orang tua mempunyai peran yang sangat penting dalam pergaulan anak anak nya.

"Kita sebagai orang tua mempunyai tanggung jawab terhadap pergaulan anak di lingkungan sekitar, jangan kita abai terhadap pergaulan mereka, kita pantau, kita awasi dan kita batasi pergaulan anak kita," ucap Asril yang juga sebagai Aktor Resolusi Konflik Kabupaten Rokan Hilir.

"Banyak kasus yang terjadi ditengah masyarakat salahsatunya yang disebabkan karena pergaulan bebas, Pergaulan bebas ini memberikan dampak negatif yang sangat membahayakan kelangsungan kehidupan dan masa depan anak-anak kita nantinya," lanjutnya.

"Sebagi contoh yang saat ini terjadi daerah kita, pembunuhan seorang wanita muda yang sangat tragis dan diduga pelakunya adalah teman lelakinya, selain itu, hamil diluar nikah juga ini kasus karena salah pergaulan belum lagi kasus kasus lainnya misalnya korban pencurian dan lain sebagainya. oleh karena itu jangan sampai ini terjadi pada anak kita mari kita pantau, awasi dan batasi pergaulan mereka", terangnya.

Melalui kesempatan itu Asril menekankan jamaah sebagai orang tua untuk terus memantau pergaulan dan mengamati perkembangan anaknya. "Kita tidak bisa lepas terhadap pergaulan anak anak kita diluar sana, apakah baik baik saja atau ada hal yang akan merugikan dia bahkan kita sebagai orang tuanya, ini yang harus menjadi perhatian buat kita bersama," pintanya.

Pada kesempatan itu turut hadir Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang melaksanakan KKN dilokasi kelompok binaannya dan Asril mengatakan kepada mahasiswa KKN untuk tetap waspada dan jangan mudah terpengaruh bujuk rayu yang bisa saja akan membahayakan diri mereka, seterusnya Asril berharap sebagai seorang mahasiswa agar mereka selalu aktif dalam mendeteksi sesuatu hal yang akan membahayakan dirinya dan teman temannya.

Kepada orang tua Asril berpesan agar selalu membekali dan memberikan ilmu agama kepada anak anak mereka sebagai benteng melakukan hal-hal yang dilarang oleh ajaran agama Islam. "Mari kita selalu memberikan siraman rohani kepada anak anak kita tidak cukup di tempat pengajian dan disekolah saja namun terlebih kita sebagai orang tuanya harus lebih intens dalam hal tersebut," Serunya.

Pesannya kepada Mahasiswa KKN agar belajar dengan bersungguh-sungguh dan menuntut ilmu setinggi tingginya karena orang yang berilmu itu akan lebih terpelihara baik dari segi pergaulan maupun dari segi lainnya. Ia menggantungkan harapan kepada seluruh mahasiswa menjadi penerus bangsa nantinya yang berilmu pengetahuan dan beriman kepada Allah SWT.

Terakhir ia mendokan jamaah dan mahasiswa KKN beserta keluarganya serta masyarakat sekitar selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT terhindar dari hal hal yang tidak baik" Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan menjaukan kita, keluarga kita dari hal hal yang tidak baik," Tutupnya. (Humas)*