0 menit baca 0 %

PAI Kecamatan Logas Tanah Darat Laksanakan Maghrib Mengaji Dengan Metode Sorogan

Ringkasan: Kuansing (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi, Ustadz  Ahmad Mahrus, S.Sy melaksanakan Penyuluhan dan Bimbingan Pemberantasan Buta Aksara Al-qur an di Masjid Nurul Iman Desa Sukaraja pada Rabu Malam (23/09/2020).Kegiatan Penyuluhan dan Bimbing...

Kuansing (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi, Ustadz  Ahmad Mahrus, S.Sy melaksanakan Penyuluhan dan Bimbingan Pemberantasan Buta Aksara Al-qur’an di Masjid Nurul Iman Desa Sukaraja pada Rabu Malam (23/09/2020).

Kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan Pemberantasan Buta Aksara Al-qur’an ini dilaksanakan pada waktu ba’da sholat maghrib menjelang isya yang dikenal dengan istilah maghrib mengaji, kegiatan ini rutin dilakukan setiap 3 kali dalam seminggu.

Metode yang digunakan adalah sebuah metode yang didalam bahasa pesantren salaf sering disebut sebagai Metode “Sorogan”. Metode Sorogan yaitu pelajaran yang dilakukan secara tatap muka dan dilakukan secara berhadapan antara santri dengan guru atau kyai. Guru akan mengoreksi semua bacaan santri mulai dari panjang pendek, tajwid dan makharijul hurufnya. 

Dalam kegiatan maghrib mengaji ini terdapat sekitar 15 anak yang menjadi binaan saya, alhamdulillah sedikit demi sedikit anak-anak sudah mulai lancar dalam membaca al-qur’an karena kegiatan ini merupakan bidang penyuluhan yang rutin saya laksanakan. Besar harapan anak-anak binaaan saya kelak akan menjadi generasi yang cinta al-qur’an. Tutup Mahrus. (AM)