0 menit baca 0 %

PAI KUA Bantan Dampingi Warga Ajukan Bantuan Transportasi Operasi Tumor ke BAZNAS Kab. Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantan, Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pelayanan masyarakat dengan mendampingi salah seorang warga Desa Resam Lapis, Juliana, dalam pengajuan bantuan kesehatan ke BAZNAS Kabupaten Bengkalis Jum'at (21/11...

Bengkalis (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantan, Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pelayanan masyarakat dengan mendampingi salah seorang warga Desa Resam Lapis, Juliana, dalam pengajuan bantuan kesehatan ke BAZNAS Kabupaten Bengkalis Jum'at (21/11/2025).

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan Juliana yang saat ini memerlukan penanganan medis lanjutan berupa operasi tumor otak di RS Awal Bros Pekanbaru. Mengingat jarak dan biaya perjalanan yang cukup besar, pihak keluarga mengajukan permohonan bantuan transportasi dan akomodasi melalui BAZNAS.

Dalam kunjungan ke kantor BAZNAS Bengkalis, Juliana menyerahkan berkas permohonan resmi beserta dokumen pendukung seperti KTP, KK, BPJS, surat keterangan tidak mampu, surat rujukan dokter, serta bukti pendukung lainnya. Pendampingan oleh Penyuluh Agama Islam ini bertujuan memastikan proses berjalan lancar dan sesuai prosedur.

Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas penyuluh dalam memberikan layanan sosial kemasyarakatan. “Kami berharap BAZNAS dapat membantu meringankan beban keluarga, terutama terkait biaya transportasi menuju Pekanbaru untuk keperluan operasi. Semoga Allah memberikan kesembuhan dan kemudahan bagi Ibu Juliana,” ujarnya.

Pihak BAZNAS Bengkalis menerima berkas pengajuan tersebut dan akan melakukan proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Juliana sebagai Masyarakat Desa Resam Lapis menyampaikan apresiasi atas kepedulian KUA Kecamatan Bantan yang selalu hadir membantu warga yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat kesehatan.