0 menit baca 0 %

PAI KUA Kec. Bantan Pimpin Syukuran Hajat dan Wirid Yasin Rutin Malam Jumat di Desa Bantan Tengah

Ringkasan: Bantan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan, Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, memandu jalannya acara syukuran hajat warga yang telah membadalkan haji keluarganya sekaligus memimpin wirid Yasin rutin malam Jumat,  21 Agustus 2025 di Dusun Belas RT/RW 002/005 Desa...

Bantan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan, Muhammad Khairul Fiqri, M.Pd, memandu jalannya acara syukuran hajat warga yang telah membadalkan haji keluarganya sekaligus memimpin wirid Yasin rutin malam Jumat,  21 Agustus 2025 di Dusun Belas RT/RW 002/005 Desa Bantan Tengah.

Acara yang dihadiri oleh keluarga besar penyelenggara hajat, tokoh masyarakat, serta jamaah wirid Yasin setempat berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama, dilanjutkan dengan tausiyah singkat oleh Muhammad Khairul Fiqri.

Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang agung, dan badal haji adalah bentuk kasih sayang serta penghormatan seorang anak atau keluarga kepada anggota keluarganya yang telah tiada maupun yang berhalangan.

“Syukur yang kita panjatkan hari ini menjadi penguat iman kita, semoga amal ibadah haji yang dibadalkan diterima Allah SWT dan menjadi jalan pahala yang terus mengalir,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjaga tradisi wirid Yasin malam Jumat sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga setempat. Ketua RT Dusun Belas menyampaikan apresiasi kepada Penyuluh Agama Islam yang senantiasa hadir membimbing masyarakat.

“Kehadiran Pak Fiqri menjadi motivasi bagi kami, tidak hanya dalam urusan ibadah, tetapi juga dalam menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan kami,” katanya.

Dengan adanya kegiatan syukuran hajat dan wirit Yasin rutin ini, masyarakat Desa Bantan Tengah berharap tradisi keagamaan yang sudah berjalan dapat terus terjaga dan menjadi sarana memperkuat iman, ukhuwah, serta rasa syukur kepada Allah SWT.