0 menit baca 0 %

PAI KUA Kec. Bantan Syafriadi Bertugas Sebagai Operator Narasumber Pada BRUS di SMAN 1 Bantan

Ringkasan: Bantan (Kemenag) PAI KUA Kec. Bantan Syafriadi ditunjuk sebagai operator narasumber pada Kegiatan BRUS yang berlangsung pada hari Kamis, 19/06/2025 di SMAN 1 Bantan Kamis, 19/06/2025.Kegiatan BRUS ini dilaksanakan oleh KUA Kec. Bantan melalui program KUA Kec.

Bantan (Kemenag) – PAI KUA Kec. Bantan Syafriadi ditunjuk sebagai operator narasumber pada Kegiatan BRUS yang berlangsung pada hari Kamis, 19/06/2025 di SMAN 1 Bantan Kamis, 19/06/2025.

Kegiatan BRUS ini dilaksanakan oleh KUA Kec. Bantan melalui program KUA Kec. Bantan Go To School sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan moral pada usia remaja. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi SMAN 1 Bantan dengan penuh antusias dan semangat belajar.

BRUS dimulai pada pukul 08.00 WIB diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia sekaligus Kepala KUA Kecamatan Bantan oleh H. Nasuha. Dalam sambutannya H. Nasuha menyampaikan akan pentingnya pendampingan moral dan spiritual bagi generasi muda di tengah tantangan zaman.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 Bantan Marzul, M.Pd pula memberikan apresiatif kepada Kementerian Agama atas sinergisitas diantara pihak KUA dengan SMAN 1 Bantan dalam kegiatan pendampingan pelajar melalui kegiatan BRUS ini.

Sedangkan Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Bengkalis H. Khairul Nizam, M.Pd dalam sambutannya lebih menekankan akan arti penting dari kolaborasi pada segi edukasi terhadap nilai-nilai agama dan sosial.

Adapaun Penyuluh Agama Islam (PAI) Kua Kec. Bantan Syafriadi, S.Pd.I yang berperan sebagai operator narasumber sifatnya lebih membantu kelancaran acara dengan memegang perang sebagai teknisi penyampaian materi selama berlangsungnya kegiatan BRUS tersebut.

Adapun narasumber yang memberikan materi pada kegiatabn BRUS ini terdapat dua orang narasumber. Pertama pada sesi I disampaikan oleh Kepala KUA Kec. Bengkalis Suhardi, S.Ag, yang menyampaikan materi Remaja yang Sehat dari segi pandangan keagamaan dan bahaya pergaulan bebas serta nikah diusia dini.

Narasumber pada sesi II adalah dr. Riky Candra dari UPT Puskesmas Selatbaru yang membahas aspek kesehatan reproduksi dan dampaknya dari segi medis akibat perilaku seksual bebas di usia remaja.

Kegiatan BRUS ini merupakan bentuk nyata dari komitmen KUA Kecamatan Bantan dalam menjalankan fungsinya dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan Agama Islam di tengah-tengah masyarakat, khususnya kalangan pelajar.