Mandau (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kec. Mandau Zul Afriandi memberikan penyuluhan dan bimbingan rohani pada hari Senin, (17/02/2025) kepada pasien yang sedang di rawat di Rumah Sakit Thursina Duri. Bimbingan ini rutin Ia lakukan pada setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis.
Penyuluhan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan oleh penyuluh agama, yang diadakan empat kali dalam sebulan. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas utama penyuluh agama Islam untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun di tengah situasi tertentu, seperti di rumah sakit.
“Adapun pasien yang galau atau mengalami putus asa dan harapan, kami bimbing dengan memberikan semangat dan motivasi agar mereka dapat kembali dengan pengharapan kepada Allah SWt.” terang Zul Afriandi
Zul Afriandi, menyampaikan “bahwa penyuluhan dan bimbingan ini sudah dilakukan rutin setiap hari senin, selasa, dan kamis sebagai upaya untuk memberikan dorongan semangat. Bimbingan rohani untuk selalu mendekatkan diri pada Allah SWT dan meningkatkan keimanan serta memberikan hiburan supaya pasien tidak terlalu bersedih atas ujian sakit yang menimpanya”.
Penyuluh Agama Islam yang berada dibawah Kementerian Agama Republik Indonesia memiliki program yang paling khusus dalam pembinaan umat, tak terkecuali bagi pasien yang menderita sakit di Rumah Sakit, juga sangat memerlukan pembinaan mental dan pencerahan spiritual. Dalam kegiatan penyuluhan ini, para penyuluh agama akan mengunjungi pasien di ruang perawatan dan memberikan pendekatan secara personal, memberikan nasihat keagamaan, serta mendoakan kesembuhan bagi pasien. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan ketenangan batin dan semangat kepada pasien agar lebih optimis dalam menghadapi proses penyembuhan.
Melalui penyuluhan dan bimbingan semacam ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari segi mental maupun spiritual bagi para pasien. Selain itu juga dapat membantu pasien untuk melakukan refleksi diri, yang tentunya berkontribusi pada proses penyembuhan yang lebih cepat dan baik.
“Alhamdulillah,
kami bersyukur dapat melaksanakan bimbingan dan penyuluhan di Rumah Sakit
Thursina ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai penyuluh
agama untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada pasien”. Pungkas Zul
Afriandi.