Pinggir (Kemenag) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Pinggir melalui Penyuluh Agama Islam terus mendorong pemberdayaan masyarakat
berbasis keagamaan. Salah satu bentuknya adalah melalui program Pemberantasan
Buta Aksara Al-Qur an bagi kelompok lansia Kamis, (17/07/2025)
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam,
Yessi Novrianty, yang secara rutin membina kelompok ibu-ibu lansia di Desa
Pinggir. Kelompok yang diberi nama Babul Jannah ini telah berjalan selama
empat tahun dan tetap konsisten mengikuti pembelajaran membaca Al-Qur an.
Peserta kelompok ini mayoritas berusia lanjut, namun
tetap menunjukkan semangat yang tinggi dalam memperbaiki kemampuan membaca
huruf hijaiyah dan memperdalam pemahaman dasar-dasar tajwid. Nama Babul
Jannah dipilih sebagai simbol semangat dan tujuan para peserta, yakni menggapai
surga dengan bekal ilmu agama.
Kegiatan ini dilaksanakan setiap pekan secara bergiliran
di rumah warga. Pembelajaran berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh
kekeluargaan. Tidak hanya belajar membaca Al-Qur an, para peserta juga dibina
secara spiritual dan sosial, sehingga program ini turut memperkuat ikatan
ukhuwah di antara sesama anggota kelompok.
Penyuluh Agama Islam, Yessi Novrianty, menyampaikan bahwa
semangat para lansia dalam menuntut ilmu agama menjadi inspirasi tersendiri.
"Kami bersyukur bisa mendampingi ibu-ibu lansia yang
istiqamah dalam belajar. Semangat mereka luar biasa, walaupun usia sudah tidak
muda lagi, ungkapnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Pinggir, R. Hadi
Peratama Jaya, memberikan apresiasi atas keberlangsungan kelompok ini dan
berharap model pembinaan seperti ini dapat ditiru di lingkungan lainnya.
"Program pemberantasan buta aksara Al-Qur an ini
sangat relevan dalam membangun masyarakat yang melek huruf Al-Qur an, khususnya
di kalangan usia lanjut. Ini bagian dari tugas kita dalam menebar manfaat
melalui pendidikan keagamaan, ujar Hadi.
KUA Kecamatan Pinggir akan terus mendukung program
penyuluhan keagamaan yang memberdayakan masyarakat, demi terwujudnya masyarakat
yang religius, inklusif, dan berwawasan Qur ani.