Siak (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas, Masrizal menghadiri dan mendukung penuh kegiatan deklarasi anti perundungan (bullying), anti pornografi, anti kekerasan seksual, anti narkoba yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas, Kamis, (07/11/2024). Kegiatan ini ditaja oleh Kepala Sekolah, Majelis Guru, Wali Siswa siswi, dan seluruh keluarga besar SMPN 2 Minas.
Kehadiran Masrizal tidak sendiri tetapi panitia turut menghadirkan narasumber Aiptu Robby Nurdiansyah dari Polres Siak dari bagian Keamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas, Badan Permusyawaratan Kampung (BAPEKAM), Aris Purba, Korwilcam Rosmiwati Samsinar dan selaku penyelenggara Kepala Sekolah SMPN 2 Minas, Arman.
Aiptu Robby Nurdiansyah dalam materinya setelah menjelaskan bahaya dan sanksi dari prilaku perundungan, pornografi, kekerasan seksual dan narkoba tersebut, ia meminta agar para orang tua peduli terhadap prilaku anak untuk pencegahan dini. “Tidak lupa juga kami mengajak dan mengimbau para siswa siswi majelis guru untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara,” ujar Polisi yang juga aktif sebagai Da’i Kamtibmas Kabupaten Siak tersebut.
Sementara itu, Arman selaku Kepala SMPN 2 Minas menyampaikan bahwa sosialisasi deklarasi ini penting dilakukan terhadap seluruh keluarga besar SMPN 2 Minas dengan mengundang pembicara yang berkompenten, karena masalah-masalah penyakit masyarakat tersebut juga sampai ke sekolah. “Melihat fenomena yang terjadi inilah kita berinisiasi membuat acara deklarasi ini dan Alhamadulillah mendapat dukungan positif dari banyak pihak,” ungkapnya senang.
Rosmiwati Samsinar dari Korwil Pendidikan Kecamatan Minas mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kepedulian pihak SMPN 2 Minas terkiat dengan prilaku perundungan, pornografi, kekerasan seksual dan narkoba tersebut. “Tak lupa ucapan terimaksih atas waktunya kepada orang tua wali murid telah hadir dalam kegiatan deklarasi ini. Ini komitmen kita untuk mewujdukan sekolah yang ramah anak dan juga gagasan Pemerintah Kabupaten Siak,” ujarnya.
Terakhir, dalam kesempatan ini, Masrizal yang hadir selain sebagai tamu undangan uga didapuk untuk memandu do’a menyatakan bahwa aksi perundungan, pornografi, kekerasan seksual dan narkoba merupakan wabah penyakit di era saat ini. “Hal ini merupakan loss of adab, hilangnya disiplin dalam belajar, hilang akal sehat, hilang jiwa yang sehat ini merupakan akar permasalahan generasi muda saat ini,” tegasnya.
Ditempat terpisah, Kepala KUA Kecamatan Minas, Alwis menyampaikan mendukung support kegiatan penyuluh yang hadir di kampung binaannya tersebut. “Penyuluh hadir di kampung binaan merupakan sebuah pelayanan dan pengorbanan kepada seluruh masyarkat dan saya sangat bangga dan mengapresiasi,” kata alumni IAIN Imam Bonjol Padang tersebut. (MSH/Hd)  Â