Kuansing (Kemenag)- Dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur an di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur an di SMK Negeri 1 Sentajo Raya, pada hari Rabu, 23 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis penyuluh agama Islam non-PNS dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pembinaan keagamaan, khususnya bagi generasi muda. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai jurusan, dengan antusiasme yang tinggi untuk belajar membaca Al-Qur an dengan baik dan benar.
Dalam sesi penyuluhan, Muhammad Isam memberikan pemahaman tentang pentingnya membaca Al-Qur an sebagai kewajiban setiap Muslim serta sebagai dasar pembentukan akhlak dan karakter yang mulia. Ia juga menekankan bahwa buta aksara Al-Qur an bukan hanya soal tidak bisa membaca, tetapi juga kurangnya upaya untuk mempelajari dan memahami isi kandungannya.
"Jangan pernah bosan belajar dan membaca Al Qur'an, ananda semua nya generasi muda Islam di masa mendatang harus selalu semangat dan rutin terus menerus baca Alquran sehingga Ananda semuanya kelak nanti sukses di dunia dan Akhirat kebanggaan orang tua "ucap Muhammad Isam dalam motivasi nya.
Dalam pelaksanaannya, Muhammad Isam menggunakan metode Iqra dan Tahsin secara langsung, dimulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan yang benar, hingga teknik menyambung huruf dan membaca ayat-ayat pendek. Ia juga memberikan motivasi dan bimbingan rohani agar para siswa terus semangat dalam belajar membaca Al-Qur an.
Kepala SMK Negeri 1 Sentajo Raya, dalam sambutannya, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kehadiran penyuluh agama Islam yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan keagamaan di sekolah.
Emrizarti kepala sekolah SMK Negeri 1 Sentajo Raya "mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya Muhammad Isam agar senantiasa kolaborasi dalam pembinaan siswa SMK Negeri 1 "ucap Emrizarti semangat.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan praktik membaca Al-Qur an oleh para siswa. Banyak peserta yang mengaku terbantu dan berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan semakin banyak pelajar yang terbebas dari buta aksara Al-Qur an dan memiliki kemampuan dasar dalam membaca serta memahami Al-Qur an sebagai pedoman hidup. Ini menjadi bagian dari kontribusi nyata KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam membina generasi Qur ani yang cerdas, berakhlak, dan bertaqwa.(RDW)