0 menit baca 0 %

PAI KUA Sentajo Raya Muhammad Isam Laksanakan Program Maghrib Mengaji

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka menghidupkan kembali tradisi keislaman di tengah masyarakat serta meningkatkan semangat ibadah generasi muda, Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam,  melaksanakan kegiatan Maghrib Mengaji di Surau Nurul Jadid, yang berlokasi di Desa Ka...

Kuansing (Kemenag) — Dalam rangka menghidupkan kembali tradisi keislaman di tengah masyarakat serta meningkatkan semangat ibadah generasi muda, Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam,  melaksanakan kegiatan Maghrib Mengaji di Surau Nurul Jadid, yang berlokasi di Desa Kampung Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya. Pada Selasa 22 Juli 2025 Malam setelah Sholat Magrib Berjamaah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama RI dalam rangka penguatan literasi Al-Qur’an serta pembinaan akhlak generasi muda melalui kegiatan keagamaan berbasis masjid dan surau. Maghrib Mengaji ini diikuti oleh puluhan anak-anak, remaja, serta beberapa orang tua yang turut mendampingi.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Isam memulai dengan mengimami salat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan membaca surah-surah pendek secara tartil bersama anak-anak, serta memberikan bimbingan tajwid dan tahsin secara praktis. Ia juga menyampaikan tausiyah singkat tentang pentingnya mencintai Al-Qur’an dan menjadikan waktu Maghrib sebagai momen yang penuh keberkahan. 

“Maghrib adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa, dan waktu terbaik untuk menghidupkan rumah-rumah ibadah dengan lantunan Al-Qur’an. Anak-anak harus dibiasakan sejak dini untuk mencintai masjid dan surau, agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani ini sejalan apa yang disampaikan oleh Kasi Bimas Islam H

 Bahrul Aswandi,” pesan Muhammad Isam kepada para peserta.

Tak hanya mengajarkan bacaan, beliau juga menyisipkan nilai-nilai karakter Islam seperti kejujuran, disiplin, dan sopan santun melalui dialog interaktif yang membangkitkan semangat anak-anak untuk belajar agama dengan gembira.

Pengurus Surau Nurul Jadid menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program Maghrib Mengaji dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, sebagai sarana pembinaan moral dan spiritual generasi muda di lingkungan Desa Kampung Baru.

Kegiatan ini mencerminkan peran aktif penyuluh agama Islam dalam memperkuat pendidikan agama non-formal di tengah masyarakat, serta menjadi bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah di wilayah Kecamatan Sentajo Raya.

Dengan semangat kolaboratif antara KUA dan masyarakat, diharapkan kegiatan serupa dapat diperluas ke surau-surau dan masjid lainnya, sehingga nilai-nilai keislaman dapat terus mengakar dan berkembang di seluruh lapisan masyarakat.(RDW)