Kuansing (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, kembali menunjukkan dedikasinya dalam membina masyarakat melalui kegiatan rutin keagamaan. Kali ini, beliau memimpin wirid Yasinan yang dilaksanakan di kediaman salah satu jama’ah Surau Nurul Jadid, yakni Ibu Halimah, yang berlokasi di Desa Kampung Baru Sentajo. Minggu 20 Juli 2025.
Kegiatan wirid Yasinan ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani yang secara rutin dilakukan oleh Muhammad Isam sebagai penyuluh agama Islam di wilayah binaannya. Tidak hanya memimpin pembacaan Yasin dan doa bersama, Muhammad Isam juga memberikan tausyiah keagamaan kepada para jama’ah yang hadir.
Dalam tausyiahnya, beliau menyampaikan pentingnya membina hubungan rumah tangga yang harmonis dan menjalin hubungan bertetangga yang baik sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW.
"Rasulullah bersabda barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah berbuat baik dengan Jiran tetangga nya maka ini perlu kita jadikan sebagai budaya yang baik dan kita lakukan bersama hadis Rasulullah Saw"Ucap Muhammad Isam dalam Kajian nya.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh warga sekitar yang merasa terbina dan termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah serta hubungan sosial mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran penyuluh agama seperti Muhammad Isam tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak dalam menanamkan akhlak mulia, mempererat silaturahmi, serta menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan damai.
Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa terus digalakkan oleh para penyuluh di seluruh wilayah binaan.
"Penyuluh Agama Islam sebagai Ujung tombak Kementerian Agama tentu kami dari KUA Kecamatan Sentajo Raya mendukung penuh kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh penyuluh Agama Islam Muhammad Isam," ucap Rindra Febrian.
Dengan semangat dakwah yang terus digelorakan, diharapkan masyarakat Sentajo Raya semakin kuat dalam nilai-nilai keislaman dan kebersamaan, menuju masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis. (RDW)