Kuansing (Kemenag) Dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan di kalangan anak-anak, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik melaksanakan kegiatan penyuluhan buta aksara Al-Qur an yang berlangsung di Surau Babul Khairat, Desa Cengar. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari seusai salat Magrib hingga menjelang salat Isya.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sukri, S.H, selaku Penyuluh Agama Islam Fungsional di KUA Kuantan Mudik. Puluhan anak-anak tampak antusias mengikuti bimbingan membaca Al-Qur an yang diberikan.
Menurut Sukri, kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka mengurangi angka buta aksara Al-Qur an di kalangan generasi muda, khususnya di tingkat remaja.
 Al-Qur an adalah petunjuk hidup umat Islam. Mampu membacanya dengan baik adalah langkah awal menuju pemahaman dan pengamalan yang benar, ujarnya di hadapan para peserta.
Selain bimbingan membaca Al-Qur an, kegiatan ini juga diisi dengan motivasi keagamaan, praktik dasar ilmu tajwid, serta evaluasi kemampuan membaca bagi masing-masing peserta. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar anak-anak terus semangat belajar membaca dan memahami Al-Qur an, meskipun di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen KUA Kuantan Mudik dalam membina generasi muda yang Qur ani serta memperkuat fondasi keagamaan di masyarakat.( SH )