0 menit baca 0 %

PAI Kuantan Tengah Lakukan Pendataan Bantuan Makan Gratis bagi Warga Sekolah dalam Program Badan Gizi Nasional.

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuantan Tengah turut berperan aktif dalam pelaksanaan program Bantuan Makan Gratis yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGZ). Program ini bertujuan memastikan warga sekolah, khususnya peserta didik yang membutuhkan, memperoleh asupan gizi yan...

Kuansing (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuantan Tengah turut berperan aktif dalam pelaksanaan program “Bantuan Makan Gratis” yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGZ). Program ini bertujuan memastikan warga sekolah, khususnya peserta didik yang membutuhkan, memperoleh asupan gizi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar mereka.

Di Kecamatan Kuantan Tengah, program ini dijalankan melalui 3 ( tiga ) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur gizi. Salah satunya adalah SPPG Koto Taluk 01 yang beralamat di Dusun Topan, Desa Koto Taluk. Dapur ini dipimpin oleh Pahri Adinata dengan Liz Oktaria sebagai ahli gizi. Yayasan pendiri program ini adalah Yayasan Tua Karya Mandiri.

Dapur ini mulai beroperasi pada bulan Februari 2025, SPPG Koto Taluk 01 telah melayani 3.434 penerima manfaat yang tersebar di 13 sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan SMA, dengan dukungan 47 orang relawan yang terlibat dalam pengelolaan dan distribusi makanan bergizi tersebut.

Selanjutnya dapur gizi kedua yaitu beralamat di Dusun  Luar Parit desa Koto Taluk yaitu SPPG Koto Taluk 02, sebagai kepala nya Dios Azhari Yomanan, sedangkan ahli gizinya, Vinessa Afdhalova dengan yayasan Kawah Insan Cendikia. Penerima manfaat Sabanyak 2.329 orang,  ini menyebar di 10 sekolah, dan relawannya  34 orang. Kegiatan ini mulai beroperasi sejak bulan September 2025. 

Selanjutnya titik dapur gizi yang ketiga yaitu SPPG Pintu Gobang Kari, dengan alamat, Jalan Lintas Lubuk Jambi desa Pintu Gobang Kari. Sebagai kepala nya Bagus Dwi Santoso sedangkan ahli gizinya Elby Syaputra. Titik menamakan  yayasan Berkah Insan Negeri.

Penerima manfaat Sebanyak 971 orang  yang menyebar di 7 Sekolah dan 1 Madrasah. Dapur ini mulai beroperasi sejak 03 November 2025 yang lalu. Relawan yang bekerja sebanyak 21 orang. 

Dalam pelaksanaannya, tim PAI Kuantan Tengah melakukan pendataan langsung melihat  dapur gizi tempat memasak makanan gratis tersebut yang akan sebarkan di wilayah kerja mereka. Pendataan ini mencakup jumlah siswa penerima manfaat, kondisi sosial ekonomi keluarga, serta kesiapan sekolah dalam mendukung keberlangsungan program.

Semua penyuluh Agama Islam ikut hadir dalam pendataan tersebut, Seperti Prihasni, Ernawati, Jabrius Jas, Ade Juniawan, Fitri Hamdani, Lasmiadi, Karnaini Ernita dan Ramdanil.

Salah seorang PAI Kuantan Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan peserta didik. Ungkap Prihasni. 

“Kami berharap melalui pendataan yang akurat,  ini dapat tepat sasaran dan benar-benar membawa manfaat bagi anak-anak sekolah dan bisa lebih banyak  lagi para siswa dan sekolah yang mendapatkan makanan  gratis ini, karena sekarang ini masih banyak sekolah-sekolah yang belum mendapatkan makanan gratis ini di Kecamatan Kuantan Tengah,” ujarnya. (Pri)