0 menit baca 0 %

PAI Kuindra Didaulat Pimpin Doa Reses Anggota DPRD Riau di Sapat

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Usai memimpin doa pada upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Camat, rutinitas pengabdian Muhammad Saat Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) berlanjut. Pada hari yang sama, Selasa (28/10/2025), Muhammad Saat kembali didaulat untuk memimpin doa dal...

Tembilahan (Kemenag) – Usai memimpin doa pada upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Camat, rutinitas pengabdian Muhammad Saat Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) berlanjut. Pada hari yang sama, Selasa (28/10/2025), Muhammad Saat kembali didaulat untuk memimpin doa dalam acara Reses Anggota DPRD Provinsi Riau, Hj. Septina Primawati, di Kelurahan Sapat, Kuindra.

Kehadiran Muhammad Saat dalam forum reses, yang merupakan agenda penyerapan aspirasi masyarakat oleh wakil rakyat, ini menunjukkan sinergi antara tokoh agama dan pemerintah daerah dalam setiap kegiatan. Setelah mendengarkan berbagai usulan dan keluhan masyarakat Sapat, Muhammad Saat menutup acara dengan pembacaan doa yang khidmat.

Doa yang dipanjatkan oleh Muhammad Saat berfokus pada keberkahan hasil reses, kelancaran tugas wakil rakyat, dan kesejahteraan masyarakat Kuindra. Kepercayaan yang diberikan oleh Anggota DPRD Riau kepada PAI Kuindra untuk memandu doa ini menggarisbawahi peran penting ulama dan penyuluh agama sebagai penyejuk spiritual dalam setiap proses pembangunan.

“Tugas seorang penyuluh adalah membersamai umat, baik dalam kegiatan kenegaraan maupun dalam agenda politik yang menyangkut kepentingan rakyat. Hari ini, setelah kita memperingati Sumpah Pemuda dengan semangat persatuan, kita tutup dengan doa agar aspirasi yang diserap ibu dewan dapat menjadi berkah dan terwujud menjadi program yang bermanfaat bagi masyarakat Sapat dan Kuindra,” tutur Muhammad Saat usai acara.

Hj. Septina Primawati juga memberikan apresiasi atas kehadiran dan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. “Kami berterima kasih kepada Bapak Muhammad Saat. Ini bukan hanya formalitas, namun kami ingin setiap langkah dan program yang lahir dari aspirasi rakyat ini mendapatkan berkah dari Allah SWT. Doa ulama adalah penyejuk dan penguat kami dalam menjalankan amanah,” ujarnya usai kegiatan.

Acara reses yang dihadiri masyarakat Kelurahan Sapat tersebut berjalan tertib dan penuh keakraban. Kehadiran Muhammad Saat di dua agenda penting dalam satu hari, yakni Upacara Sumpah Pemuda dan Reses DPRD, menandai bahwa peran tokoh agama di Kuindra tidak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan sosial dan politik di kecamatan tersebut.  (Ria)