Indragiri Hulu (Inmas). Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non PNS merupakan suri tauladan di tengah-tengah kehidupan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berdekatan ataupun satu lokasi dengan Penyuluh Agama Islam itu sendiri. Hal tersebut tentu harus dipraktekkan dengan kesalehan hidup, penguasaan nilai-nilai keagamaan, serta sikap, perilaku dan budi pekerti yang terpuji, sehingga menjadi teladan di tengah –tengah kehidupan masyarakat sekitar.
Penyuluh Agama Islam selain sebagai figur juga berperan sebagai pemimpin masyarakat, sebagai imam dalam masalah agama dan masalah kemasyarakatan serta masalah kenegaraan dalam rangka mensukseskan program pemerintah. Dengan kepemimpinannya, penyuluh agama Islam tidak hanya memberikan penerangan dalam bentuk ucapan-ucapan dan kata-kata saja, akan tetapi mengamalkan dan melaksanakan apa yang dianjurkannya sehingga masyarakat dengan penuh kesadaran dan keikhlasan mengikuti petunjuk dan ajakannya serta memberikan kepercayaan maupun amanah terhadap dirinya.
Penyuluh Agama Islam adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh Pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran/binaan maupun kelompok masyarakat lainnya.
Setiap Penyuluh Agama Islam Non PNS wajib memiliki kelompok binaan minimal 2 (dua) kelompok, dan melakukan bimbingan/penyuluhan minimal 2 (dua) kali seminggu. Selain melakukan bimbingan/penyuluhan terhadap kelompok binaan, PAI Non PNS juga memberikan pelayanan penyuluhan terhadap yang bukan kelompok binaannya.
Selanjutnya, pada Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) selaku PAI baik PNS maupun Non PNS memberikan peranan/kontribusinya sebagai bagian daripada pelaksanaan tugas dan fungsinya.
Terkait dengan hal tersebut, pada hari Jum’at 20 Agustus 2021; Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1443 H, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Lirik menggelar Pekan Muharram bersama Majelis Taklim Masjid Imaduddin, Desa Rejosari Kecamatan Lirik.
PAI Non PNS Kecamatan Lirik terdiri dari Sri Purwani selaku Ketua Majelis Taklim memberikan sambutan; Aidawati selaku pembawa acara; dan Zazuli selaku penceramah agama. Kegiatan Pekan Muharram tersebut juga diikuti dengan pemberian Santunan Anak Yatim.
Semoga berkah dan merupakan amalan ibadah serta mendapatkan ganjaran pahala berlipat ganda dari Allah SWT atas kegiatan yang kita laksanakan hari ini, demikian disampaikan Sri Purwani dalam sambutannya.(tulang)
PAI NON PNS KEC LIRIK GELAR PEKAN MUHARRAM 1443 H & SANTUNI ANAK YATIM
Ringkasan:
Indragiri Hulu (Inmas). Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non PNS merupakan suri tauladan di tengah-tengah kehidupan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berdekatan ataupun satu lokasi dengan Penyuluh Agama Islam itu sendiri. Hal tersebut tentu harus dipraktekkan dengan kesaleh...