0 menit baca 0 %

PAI NON PNS KEC. RENGAT PESERTA TRAINING & SARASEHAN TOKOH MASYARAKAT KAB. INHU

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Tanggal : 24 November 2020, Nomor : 259/Kesbang.I/2020, Perihal : Undangan Training dan Sarasehan Tokoh Masyarakat Kab. Inhu, maka pada hari Kamis 26 November 2020, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec...

Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Tanggal : 24 November 2020, Nomor : 259/Kesbang.I/2020, Perihal : Undangan Training dan Sarasehan Tokoh Masyarakat Kab. Inhu, maka pada hari Kamis 26 November 2020, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rengat, terdiri dari Aripin, M.Pd (urut satu dari sisi kanan) dan Zulkifli, S.Pd.I (urut dua dari sisi kanan pada gambar) hadir mengikuti acara Training dan Sarasehan Tokoh Masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu dengan tema “Adat Bersendikan Syarak, Inspirasi Karakter Anak Negeri”, tempat : Gedung Sejuta Sungkai Rengat, dan pembacaan doa bersama dipandu oleh Zulkifli, S.Pd.I.
Peserta terdiri dari Camat se-Kab. Inhu beserta 5 orang Tokoh Masyarakat (Tokoh Adat/Masyarakat/Agama/Wanita/Pemuda; Ketua LAM beserta 5 orang Pengurus; Ketua MUI Kab. Inhu beserta 3 orang Pengurus; Ketua BKMT beserta 5 orang Pengurus, serta Ketua Yayasan Indragiri Bersatu bersama 3 orang Pengurus.
Dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah dalam rangka menyikapi kondisi kehidupan sosial masyarakat yang mengalami berbagai persoalan saat ini, seperti maraknya Narkoba, Pergaulan Bebas, Serta Penyakit Masyarakat.
Sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan kembali semangat perubahan agar terbangunnya masyarakat dan para generasi yang berkepribadian dan bermartabat yang sesuai dengan adat istiadat yang bermarwah, maka diperlukan adanya gerakan yang menyeluruh di semua aspek kehidupan dengan melibatkan seluruh komponen, sebagaimana yang tertuang pada Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental yang ditetapkan pada tanggal 6 Desember 2016, yaitu dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dengan memperkuat peran nyata penyelenggara negara dan seluruh elemen masyarakat.
Adapun unsur pelaksana gerakan tersebut terdiri dari Penyelenggara Negara, Dunia Usaha, Dunia Pendidikan, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan. Tokoh Masyarakat, Media dan Masyarakat Pada Umumnya.
Demikian disampaikan Zulkifli terkait dengan kegiatan yang diikutinya.(tulang)